Breaking News:

Komplotan Perampok di Kudus yang Gasak Harta 2,2 M Terbilang Profesional, Bergerak Penuh Perhitungan

Komplotan perampok beraksi di sebuah rumah di Kudus. Perampok tersebut berhasil membawa harta korban senilai Rp 2,2 miliar.

Editor: Anne Maria
Ilustrasi perampok 

TRIBUNBATAM.id, KUDUS - Komplotan perampok beraksi di sebuah rumah di Kudus.

Perampok tersebut berhasil membawa harta korban senilai Rp 2,2 miliar.

Ditreskrimum Polda Jateng pun meringkus komplotan penjahat tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto menilai pelaku aksi perampokan di Jalan Ahmad Yani Nomor 82 A Kota Kudus beberapa waktu lalu cukup profesional.

Hal itu dilihat dari modus dalam menjalankan aksi perampokan tersebut.

Pada waktu kejadian perampokan 9 Juli 2020, di antara pelaku mematikan listrik rumah terlebih dulu.

Modus Perampok Harta Rp 2,2 Miliar di Kudus, Matikan Listrik Agar Korban Keluar Rumah

Perampok Beraksi di OKU Selatan, Modus Minta Minum Lalu Sekap Pemilik Rumah & Gasak Barang Berharga

Karena mati, pemilik rumah Liem Cahyo Wijaya keluar rumah untuk menghidupkan aliran listrik melalui meteran di rumahnya.

Setelah kembali dari menyalakan aliran listrik, pemilik rumah langsung disekap oleh empat pelaku yang saat itu membawa parang.

Seketika, pelaku memasukkan pemilik rumah berikut istri dan seorang pembantunya.

Pelaku menyekap seluruh penghuni rumah di dalam kamar dalam kondisi tangan dan mata dilakban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved