Vaksin Covid-19 Segera Datang ke Indonesia & Diproduksi Massal Awal 2021, Akan Uji Klinis Tahap 3
Dikutip dari Kompas.com, sebanyak 30 negara di seluruh dunia disebut terlibat dalam penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Para ilmuwan dunia masih terus memformulasikan vaksin Covid-19.
Dikutip dari Kompas.com, sebanyak 30 negara di seluruh dunia disebut terlibat dalam penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19.
Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penelitian tersebut melibatkan sejumlah universitas, perusahaan farmasi, lembaga penelitian, dan laboratorium pemerintah.
Hingga kini, masyarakat dunia pun masih menunggu kepastian perihal vaksin Covid-19 atau virus corona.
Seperti diketahui, hingga saat ini beberapa negara di dunia tengah berupaya untuk mengembangkan vaksin tersebut.
Lembaga dan perusahaan China diberitakan mengerjakan 20 proyek penelitian vaksin virus corona. Satu di antaranya perusahaan Sinovac Biotech Ltd yang menyerahkan calon vaksin corona ke Indonesia.
Bio Farma dan Universitas Padjadajaran akan melakukan uji klinis tahap 3 untuk vaksin Covid-19 tersebut.
JIka berjalan lancar, vaksin Covid-19 ini rencananya bisa diproduksi secara massal pada awal tahun 2021 mendatang.
Lantas, apa saja informasi terbaru mengenai vaksin Covid-19 ini?
• Sempat Terganggu karena Corona, Kajari Jamin Penyidikan Dugaan Korupsi BPHTB Tanjungpinang Berjalan
• Corona Bikin Sektor PARIWISATA KEPRI LUNGLAI, Kunjungan Wisman Masih Sunyi, Turun hingga 64 Persen
Mengutip dari berbagai sumber, simak ulasan TribunNewsmaker berikut ini:
1. Uji Klinis Tahap 3 Dimulai Bulan Agustus 2020
Vaksin tersebut tiba di Bio Farma pada 19 Juli 2020 sebanyak 2.400 vaksin untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 Agustus 2020.
Honesti Basyir mengatakan, uji klinis vaksin Covid-19, dijadwalkan enam bulan hingga Januari 2021.
“Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 lancar, Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021."
"Kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal 250 juta dosis”, ujar Honesti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (21/7/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16-3-2020-vaksin-virus-corona.jpg)