TRIBUN WIKI
Dipatenkan 25 Juli 1908, Ternyata Begini Sejarah Penemuan Micin, Sempat Tuai Kontroversi
Tanggal 25 Juli, micin dipatenkan di Jepang. Penemuan micin tidak bisa dilepaskan dari Kikunae Ikeda, seorang ahli kimia Jepang yang menciptakannya.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Siapa yang tak kenal dengan monosodium L-glutamate (MSG) atau micin?
Masyarakat Indonesia bisa dibilang sudah akrab dengan penyedap rasa satu ini.
Micin dikenal bisa membuat masakan menjadi jauh lebih sedap.
Di sisi lain, kehadirannya menimbulkan kontroversi lantaran dianggap
Bahkan, kata micin digunakan pada istilah populer seperti 'generasi micin'.
Ungkapan itu membuktikan bahwa micin, vetsin, atau MSG memang lekat dengan kehidupan sehari-hari orang Indonesia.
Tanggal 25 Juli 1908, micin dipatenkan di Jepang.
Bagaimana sejarahnya?
Sejarah Micin
Penemuan micin tidak bisa dilepaskan dari Kikunae Ikeda, seorang ahli kimia Jepang yang menciptakannya.
Mulanya, Ikeda yang sedang berhadapan dengan semangkuk sop rumput laut bertanya-tanya, apa yang membuat dashi kaya rasa?
Dashi sendiri adalah sebuah kaldu standar untuk beberapa makanan di Jepan.
Dalam makanan Jepang, dashi terbuat dari fermentasi rebusan rumput laut dan ikan kering.
Kaldu ini sering digunakan oleh koki untuk menambah cita rasa makanan, yaitu rasa gurih pada makanan tak berdaging.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mitos-bahwa-msg-bikin-bodoh.jpg)