TRIBUN WIKI
Dipatenkan 25 Juli 1908, Ternyata Begini Sejarah Penemuan Micin, Sempat Tuai Kontroversi
Tanggal 25 Juli, micin dipatenkan di Jepang. Penemuan micin tidak bisa dilepaskan dari Kikunae Ikeda, seorang ahli kimia Jepang yang menciptakannya.
Untuk beberapa alasan yang sulit dijelaskan, dashi membuat makanan terasa enak.
Hal inilah yang kemudian membuat Ikeda ingin mencari tahu alasan di baliknya.
Pada 1908, Ikeda mengisolasi substansi utama dashi, yaitu rumput laut Laminaria japonica.
Selanjutnya, dia melakukan serangkaian percobaan, seperti penguapan untuk mengisolasi senyawa spesifik dalam rumput laut.
Setelah berhari-hari melalui penguapan, rumput laut tersebut mengkristal.
Saat dicicipi, Ikeda mengenali rasa gurih dari dashi.
Ia menyebutnya sebagai rasa umami, dari kata "umai" yang berarti lezat.
Hal ini menjadi terobosan pertama yang menantang pemikiran tentang rasa dalam kuliner yang biasanya hanya mengenal empat rasa, yakni asin, pahit, asam, dan manis.
Setelah ia menemukan itu, kini kita mengenal rasa kelima, yaitu gurih.
Tanpa buang waktu, Ikeda menentukan rumus molekul kristal yang dihasilkan sebelumnya, yaitu C5H9NO4.
Rumus molekul tersebut sama seperti asam glutamat, sebuah asam amino non-esensial karena tubuh manusia menghasilkan senyawa ini dengan sendirinya.
Diproduksi Tubuh
Seperti yang disebutkan di atas, asam glutamat sebenarnya juga diproduksi dalam tubuh manusia.
Dalam tubuh manusia, asam glutamat sering ditemukan sebagai glutamat, senyawa berbeda jika kehilangan satu atom hidrogennya.
Glutamat merupakan salah satu neurotransmitter yang paling banyak di otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mitos-bahwa-msg-bikin-bodoh.jpg)