Minggu, 17 Mei 2026

POSITIVE PARENTING

Pertimbangkan Risikonya, Kapankah Anak-anak Boleh Memiliki Ponsel Sendiri?

Berbagai dampak menjadi pertimbangan orangtua untuk memperbolehkan anaknya memiliki ponsel sendiri. Lantas, kapankah waktu terbaik untuk perbolehkan?

Tayang:
Tribunnews
ILUSTRASI - Kapan anak boleh memiliki ponsel sendiri? ini yang harus dipertimbangkan menurut psikolog. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menggunakan gadget di usia dini, membuat sebagian orangtua khawatir.

Tak sedikit dari orangtua yang melarang anak-anaknya langsung berkenalan dengan gadget.

Berbagai dampak menjadi pertimbangan orangtua untuk memperbolehkan anaknya memiliki ponsel sendiri.

Bisa dikatakan, anak-anak sekarang mulai membawa ponsel pada usia yang lebih muda.

Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, 22% anak-anak di sekolah dasar melaporkan telah memiliki ponsel sendiri, dibandingkan dengan 60% remaja dan 84% remaja.

Banyak orangtua bertanya-tanya, apakah anak mereka sudah siap untuk memiliki ponsel sendiri?

Viral Curhat Mahasiswi Hamil Anak Kembar, Pacar Kabur Enggan Bertanggung Jawab: Aku Akan Rawat

Kapan anak perlu memiliki ponsel?

Banyak orangtua menyebut keselamatan sebagai alasan utama untuk memberi anak mereka ponsel.

Mereka ingin dapat menjangkau anak mereka kapan pun dan di mana pun.

Mereka juga ingin anak-anam merasa aman, karena dapat menghubungi orangtuanya kapan pun dengan mudah.

Menurut Barbara Greenberg, PhD, seorang psikolog klinis di Fairfield County, CT, ini keputusan yang baik, terutama jika anak sendirian di rumah sepulang sekolah atau harus berjalan sendirian menuju ke rumah.

Seorang Ibu bernama Brittany Grant-Davis mengaku memberikan ponsel pada anaknya yang berusia 6 tahun, setelah bus sekolahnya, yang dikemudikan oleh seorang pengemudi pengganti, tersesat dalam perjalanan pulang.

Grant-Davis, yang tinggal di pinggiran Chicago, mengatakan baik sekolah maupun perusahaan bis tidak bisa memberitahunya di mana bus itu berada.

“Itu adalah salah satu saat paling menakutkan dalam hidup saya,” katanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved