Tertular dari Pemiliknya, Seekor Kucing Peliharaan di Inggris Dinyatakan Positif Covid-19
Seekor kucing peliharaan di Inggris dinyatakan positif Covid-19. Penemuan ini jadikannya sebagai hewan pertama di Inggris yang terjangkit virus Corona
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, LONDON - Kabar mengejutkan terkait wabah virus Corona datang dari Inggris.
Seekor kucing peliharaan di Inggris didiagnosis positif Covid-19.
Penemuan ini menjadikannya sebagai hewan pertama di Inggris yang terjangkit virus Corona.
Dilansir Dailymail, Senin (27/7/2020), pejabat kesehatan setempat percaya kucing - yang tidak diidentifikasi - tertular virus tersebut dari pemiliknya, dan 'bukan sebaliknya'.
Downing Street mengatakan, kucing itu, dari Inggris, telah menunjukkan gejala pernapasan termasuk sesak napas.
Ia mengatakan, baik kucing dan pemiliknya itu telah menjalani perawatan intensif, dan tidak ada penularan virus ke hewan lain atau para tetangganya.
• Kumpulan Ucapan Idul Adha 1441 H Cocok Buat Status IG, FB, WA, Dalam Bahasa Indonesia dan Inggris
Para ahli telah memperingatkan orang untuk menghindari memeluk hewan peliharaan mereka jika mereka terinfeksi virus itu. Mereka juga menyarankan menjaga kucing di dalam ruangan sehingga tidak ada risiko mereka dapat menyebarkan kuman di sekitar lingkungan.
Ini bukan pertama kalinya seekor hewan diuji positif untuk SARS-CoV-2, virus korona yang menyebabkan Covid-19 pada manusia.
Anjing pertama di dunia yang tertular virus Corona meninggal setelah dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke pemiliknya di Hong Kong.
Pomeranian, berusia 17 tahun, pemilik kucing tersebut, telah dikarantina di sebuah fasilitas pemerintah tetapi kembali ke rumah pada akhir pekan.
Kucing itu dikonfirmasi mengidap virus korona setelah diuji di laboratorium oleh Badan Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHA) di Weybridge, Rabu lalu.
Juru bicara resmi Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa tes dilakukan oleh laboratorium Badan Kesehatan Hewan dan Tanaman yang telah dirujuk oleh dokter hewan swasta yang pemiliknya bawa kucing untuk melihatnya.
"Gejala-gejalanya adalah infeksi pernapasan dengan keluarnya hidung dan napas pendek," jelasnya.
Para pejabat kesehatan mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan itu terlibat dalam penularan penyakit kepada pemiliknya.