TRIBUN WIKI
Tempat Suci Pusat Ibadah Haji, Inilah Sejarah Masjidil Haram, Terbesar di Dunia
Masjidil Haram adalah sebuah masjid di pusat kota Mekkah yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada bulan Dzulhijjah dikenal juga sebagai lebaran haji.
Pada bulan ini, umat Islam melaksanakan rukun Islam ke-5 selama kurang lebih 40 hari.
Di tengah pandemi virus corona, Pemerintah Arab Saudi tetap membuka pelaksanaan ibadah haji, namun dengan kuota yang sangat dibatasi.
Salah satu tempat tujuan utama dalam ibadah haji bagi umat Islam adalah Masjidil Haram.
Masjidil Haram adalah sebuah masjid di pusat kota Mekkah yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam.
Masjid ini dibangun mengelilingi Ka'bah sebagai arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat.
Masjidil Haram merupakan masjid terbesar di dunia, diikuti oleh Masjid Nabawi di Madinah al-Munawarah sebagai masjid terbesar kedua di dunia serta merupakan dua masjid suci utama bagi umat muslim.
Luas keseluruhan masjid ini mencapai 356.800 m2 dengan kemampuan menampung jemaah sebanyak 820.000 jemaah ketika musim haji dan mampu bertambah menjadi dua juta jemaah ketika salat Id.
Sejarah
Sejarah masjid ini tidak lepas dari sejarah Kak’bah pada masa Nabi Ibrahim ‘alayhissalam.
Allah mengatakan, dalam Surah Ali Imran ayat 96, bahwa Masjidil Haram merupakan masjid pertama yang dibangun di muka bumi.
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ
Artinya: Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. (QS. Ali Imran: 96)
Pasca dibangunnya Ka’bah, sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan, seluruh umat muslim maupun non muslim berbondong-bondong menuju Ka’bah untuk beribadah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kegiatan-thawaf-di-masjidil-haram.jpg)