Breaking News:

BATAM TERKINI

Rencana Belajar Tatap Muka Bagi Pelajar SD dan SMP di Batam, Berikut Reaksi DPRD dan Guru

Sekolah-sekolah formal tingkat SD dan SMP kembali menggelar belajar luring dalam waktu dekat ini, dengan menerapkan protokol kesehatan.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Pertemuan Forkopimda dengan para kepala sekolah di Kota Batam, di Dataran Engku Putri, Kamis (30/7/2020). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali kota Batam, Muhammad Rudi akan mengkaji kembali pembukaan sekolah untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka pada pertengahan Agustus.

Sekolah-sekolah formal tingkat SD dan SMP direncanakan kembali menggelar belajar luring dalam waktu dekat ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, serta wacana penambahan rombel.

"Kami akan rapat kembali, mudah-mudahan pertengahan Agustus bisa ditetapkan. Kalau untuk pesantren atau sekolah-sekolah non formal memang sudah kita bebaskan sejak lama," ujar Rudi saat menghadiri pertemuan Forkopimda di Dataran Engku Putri, Batam Center, pada Kamis (30/7).

Rencana ini menuai tanggapan dari berbagai pihak. Hadir di kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Muhammad Kamal, menyatakan sepakat atas apapun keputusan Pemerintah Kota Batam.

Meski demikian, ia mengaku, kebijakan membuka kembali kegiatan pasca New Normal dalam bidang pendidikan perlu kajian menyeluruh.

Sebab, dengan pertimbangan risiko anak-anak terpapar Covid-19, keputusan membuka kembali pembelajaran tatap muka akan sangat berat.

"Kami dari DPRD, dengan berat hati, memutuskan sepakat dengan kebijakan Pemerintah Kota. Sebab, kalau di sektor ekonomi dan pelayanan publik, kami yakin protokol kesehatan bisa diterapkan. Tetapi kalau sektor pendidikan kan tergantung bapak dan ibu (tenaga pendidik) bagaimana pelaksanaannya," ujar Kamal.

Tanggapan ini disambut pula oleh Kepala Sekolah SMPN 11 Batam, Sargono, yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Sargono menyatakan, dirinya sepakat dengan kebijakan pemerintah, dengan catatan bahwa masing-masing sekolah membentuk tim khusus dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan sekolah.

"Secara prinsip, kami menyetujui anak-anak kembali bersekolah tatap muka. Tapi ada beberapa catatan, yaitu, kami berharap dibentuk tim pekat (pengawasan melekat) sekolah, agar protokol kesehatan ini bisa efektif dan ketat dijalankan," usul Sargono.

Perwira Polres Karimun Terkonfirmasi Covid-19, 46 Orang Jalani Rapid Anti Body, 2 Dinyatakan Reaktif

Berlakukan Social Distancing, Bioskop Ini Sediakan Boneka Lucu untuk Temani Penonton

Dari pertemuan Forkopimda bersama para kepala sekolah di Kota Batam itu, ditetapkan hasil rencana pembukaan kembali belajar mengajar di sekolah pada pertengahan Agustus. Meski masih akan melalui pengkajian lebih lanjut, namun pihak orangtua sudah menyambut positif usulan tersebut.

Salah seorang wali murid SDN 012 Batam, Elisa Bonowati, menyatakan setuju apabila proses belajar mengajar tatap muka kembali dijalankan. Asalkan, berbagai protokol kesehatan dapat dijamin penerapannya oleh pihak sekolah.

"Oke aja. Asalkan sekolah bisa menjamin keselamatan anak. Nanti bisa pakai masker sama face shield, dan berangkat sekolah bawa bekal aja," ujar Elisa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved