Breaking News:

BATAM TERKINI

Sebelum Dipotong, Semua Hewan Kurban di Batam Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Semua hewan kurban yang hendak dipotong di Masjid Raya Batam dipastikan sudah melewati pemeriksaan dalam dua tahap.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Sebelum dilakukan penyembelihan, petugas dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertaninan (DKPP) memeriksa terlebih dahulu kesehatan dan kelayakan hewan kurban. 

Editor : Tri Indaryani

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejak pukul 8.00 WIB pagi, hewan-hewan kurban berupa sapi dan kambing telah siap disembelih di area pemotongan hewan kurban Masjid Agung, Batam Center, Jumat (31/7/2020).

Sebelum dilakukan penyembelihan, petugas dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertaninan (DKPP) memeriksa terlebih dahulu kesehatan dan kelayakan hewan kurban.

Hewan kurban yang pertama kali diperiksa adalah milik Walikota Batam, Muhammad Rudi.

Saat hendak dicek kondisi giginya, sapi seberat kurang lebih 1 ton tersebut sempat mengamuk dan menghindar ketika disentuh.

Menurut Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Drh. Samuel Tampubolon, pemeriksaan yang dilakukan sebelum penyembelihan dinamakan pemeriksaan ante mortem.

"Hewan kurban sebelum disembelih, diperiksa umur, dilihat dari giginya, kalau gigi tetap sudah berjumlah enam berarti umurnya 3 sampai 3,5 tahun. Itu artinya sapinya sudah layak dipotong," jelas Drh. Samuel.

Selain pemeriksaan gigi, beberapa kriteria hewan ternaik yang diperhatikan pada ante mortem adalah tidak ada cairan atau lendir di mata, tidak adanya kelainan mulut, turgor kulit elastis, perawakan tegal, kuku sehat, anus bersih tanpa gejala diare, serta testis yang simetris.

MESKI Singapura Resesi, BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi Kepri Kuartal 3 dan 4 Membaik, Ini Alasannya

BP Batam Pastikan Tak Beri Bantuan Hukum Oknum Pegawai Pemalsu Faktur UWT

"Selain itu, kita nilai juga body condition scoring (BCS), yaitu kondisi tubuh hewan apakah tergolong sedang ke gemuk," tambah Samuel.

Setelah disembelih, nantinya hewan ternak akan melalui pemeriksaan kesehatan kedua, yaitu pemeriksaan post mortem. Pengecekan ini dilakukan setelah hewan ternak dikuliti dan dipotong besar.

Adapun kondisi fisik yang dicek, yaitu seluruh bagian kepala, organ-organ vital seperti paru-paru, hati, ginjal, limfa, maupun lambung.

"Kita lihat, ada perubahan tidak di paru-paru atau jantung, kemudian di hati dan lambung apakah ada cacing, dan sebagainya. Jika ditemukan ada cacing di organ vital, akan kita pisahkan dan musnahkan," jelas Samuel.

Setelah sapi-sapi dan kambing di Masjid Agung melalui pemeriksaan awal sebelum disembelih, dapat dipastikan, kondisi hewan-hewan ternak tersebut dalam keadaan sehat dan layak konsumsi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved