China Pamer Pesawat Pengebom di Laut China Selatan, Sinyal Perlawanan ke Washington
China kerahkan pesawat pengebom terbaru saat latihan militer di Laut China Selatan, sinyal perlawanan ke Amerika Serikat?
Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id - Pemerintah China mengirimkan sinyal terkait konflik Laut China Selatan dengan menggelar latihan militer.
Latihan militer di Laut China Selatan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-93 Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), Sabtu (1/8/2020).
Tahun ini, PLA menjalani misi yang sangat sulit, termasuk menanggapi ancaman militer dari negara-negara lain di Laut China Selatan, Selat Taiwan, dan perbatasan India.
Dalam latihan itu, Kementerian Pertahanan China melibatkan pesawat tempur baru, termasuk pembom H-6G dan H-6J.
Menurut Global Times, ini adalah pertama kalinya militer China secara resmi menampilkan pembom H-6J.
• China Tuduh Amerika Serikat Miliki Niat Memicu Perang Dingin: Kami Tak Tertarik
Juru bicara Kementerian Pertahanan Ren Guoqiang, Kamis (30/7), mengatakan, pesawat-pesawat tempur di bawah Komando Teater Selatan Angkatan Laut PLA berhasil menyelesaikan latihan, termasuk lepas landas dan mendarat di siang hari juga malam hari serta serangan jarak jauh dan terhadap target permukaan.
Menurut Ren, latihan di Laut China Selatan tersebut merupakan pelatihan rutin dalam jadwal tahunan PLA. Dan, berkontribusi pada teknik pilot dan kemampuan taktis serta tempur pasukan di segala cuaca.
Pakar militer mengatakan kepada Global Times, subjek pelatihan sangat berorientasi pada pertempuran.
Dan menunjukkan, H-6J, yang membuat penampilan publik pertamanya, memiliki kemampuan untuk melakukan misi tempur segala cuaca juga mampu secara akurat menyerang target bergerak di perairan.
Mengutip gambar satelit komersial, media China melaporkan, empat bomber H-6J pertama kali terlihat di Pangkalan Angkatan Laut PLA di Guangxi Zhuang, China Selatan, pada September 2018 lalu.
Latihan dengan amunisi kuat
Laporan itu menyebutkan, pesawat pembom H-6J bisa membawa tujuh rudal jelajah supersonik anti-kapal YJ-12, dengan enam di bawah sayap dan satu di kompartemen senjata. Kapasitas senjata H-6J dua kali lipat dari H-6G. Daya jelajahnya juga 50% lebih jauh, hingga 3.500 kilometer.
Wang Ya'nan, pakar industri penerbangan China, kepada Global Times mengatakan, Kementerian Pertahanan memperkenalkan latihan pembom H-6J secara perinci ingin menunjukkan varian berbeda dari pembom seri H-6 telah mencapai kemampuan tempur segala cuaca.
PLA memang sedang mengadakan latihan tembakan langsung dengan amunisi yang kuat di dekat Semenanjung Leizhou, Guangdong, China Selatan, yang merupakan ambang pintu Laut China Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0208_laut-china-selatan.jpg)