Selasa, 12 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Atelektasis, Kondisi Paru-paru Gagal Berkembang Sempurna, Apa Bahayanya?

Atelektasis merupakan suatu kondisi ketika paru-paru gagal atau tidak dapat mengembang sempurna.

Tayang:
FREEPIK.COM
Ilustrasi pemeriksaan kondisi paru-paru - ATELEKTASIS merupakan kondisi dimana paru-paru gagal berkembang dengan sempurna 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM - Paru-paru merupakan salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia.

Organ berjumlah sepasang ini berperan dalam sistem pernapasan manusia.

Saat bernapas, paru-paru akan mengembang.

Paru-paru yang gagal atau tidak dapat mengembang sempurna bisa menyebabkan gangguan kesehatan berupa atelektasis.

Asal nama atelektasis diambil dari bahasa Yunani, yaitu “ateles” yang berarti tidak sempurna dan “ektasis” yang berarti pengembangan.

Atelektasis dapat menyerang sebagian paru saja atau seluruhnya, seperti pada satu atau lebih lobus, segmen, atau subsegmen.

Atelektasis sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, tapi merupakan gambaran radiologis yang disebabkan oleh adanya suatu penyakit.

Apabila tidak ditangani, maka kondisi ini dapat mengakibatkan kekurangan oksigen di dalam tubuh dan infeksi, seperti pneumonia.

Pada keadaan normal, pernapasan yang efektif berlangsung sejak hidung menghirup udara, hingga udara masuk ke saluran pernapasan, yaitu bronkus, bronkiolus, dan mencapai alveoli.

Kemudian dari alveoli, udara akan masuk ke dalam pembuluh darah dan kandungan oksigen dari udara akan dialirkan ke seluruh tubuh.

Untuk dapat berfungsi normal, alveoli perlu untuk selalu dapat dalam keadaan terbuka, sehingga udara yang mengandung oksigen dapat masuk dan mengalir ke pembuluh darah.

Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti cairan surfaktan (untuk mempertahankan tegangan permukaan), aktivitas bernapas yang kontinyu (untuk mempertahankan alveoli tetap terbuka), pernapasan dalam (untuk mendorong pelepasan surfaktan ke alveoli), dan batuk (untuk membersihkan saluran napas dari lendir).

Penyebab

Atelektasis dapat disebabkan oleh banyak hal.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved