TRIBUN WIKI
Mengenal Atelektasis, Kondisi Paru-paru Gagal Berkembang Sempurna, Apa Bahayanya?
Atelektasis merupakan suatu kondisi ketika paru-paru gagal atau tidak dapat mengembang sempurna.
Penyebab kerusakan pneumosit bisa bermacam-macam, antara lain gangguan genetik, anestesi umum, iskemia, dan kerusakan akibat radiasi.
Tipe ini jarang terjadi dan biasanya didapatkan pada anak yang mengidap penyakit membran hialin.
Selain itu, atelektasis adhesif juga dapat disebabkan oleh sindrom distres respirasi akut, inhalasi asap, pembedahan bypass jantung, uremia, dan napas dangkal yang berkepanjangan.
- Atelektasis Sikatrisasi
Atelektasis tipe ini menggambarkan kondisi jaringan parut dan kontraktur pada jaringan paru yang terjadi setelah infeksi paru (misalnya, pneumokoniosis), skleroderma, radiasi, dan fibrosis paru idiopatik.
Kondisi ini dapat terjadi secara lokal, misalnya infeksi tuberkulosis pada bagian atas paru atau secara umum, misalnya pada fibrosis paru interstisial)
Gejala
Keluhan yang mungkin dialami oleh pengidap atelektasis dapat bervariasi, mulai dari tidak ada keluhan sama sekali, hingga keluhan yang berat tergantung pada jumlah alveoli yang terkena.
Jika banyak alveoli yang terkena atelektasis, dapat timbul gejala-gejala sebagai berikut:
- Sesak napas.
- Nyeri dada, terutama saat bernapas dalam atau batuk.
- Napas menjadi cepat.
- Detak jantung meningkat.
- Kulit pada tubuh, bibir, ujung jari tangan, dan kaki menjadi kebiruan.
Apabila atelektasis disertai dengan infeksi paru, bisa terjadi gejala tambahan berupa batuk produktif dan demam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/05062020pemeriksaan-paru-paru.jpg)