BATAM TERKINI

TERGIUR Kabar Banyak Lowongan Kerja, Warga Selat Penjang Tinggalkan Kampung dan Merantau ke Batam 

Seorang warga Selat Panjang yang datang mengurus kartu kuning mengaku mendapat informasi di Batam lagi banyak perusahaan yang membuka lowongan

Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Puluhan warga dari luar Batam mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam di Sekupang sambil membawa dokumen pribadi untuk melakukan pengurusan kartu kuning alias kartu pencari kerja (pencaker). 

Editor : Tri Indaryani

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Berharap segera mendapat pekerjaan, puluhan warga dari luar kota Batam mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sekupang.

Mereka menenteng berkas, ada yang menggunakan ransel dan tas yang berisikan dokumen pribadi untuk melakukan pengurusan kartu kuning alias kartu penari kerja (pencaker).

Pagi itu, Senin (3/8/2020) para pencaker tampak mengantri di loket layanan pengurusan kartu pencari kerja.

Ada tiga orang petugas layanan yang membantu para pencaker untuk menerbitkan kartu kuning.

Sementara beberapa warga lainnya mengantri, duduk di kursi kantor Disnaker itu.

Sebagian di antara mereka terlihat mengenakan masker sesuai protokol kesehatan di masa pendemi.

"Mau ngurus kartu kuning, mau cari kerja pak. Semogalah cepat dapat kerja," ujar salah seorang warga, Madina saat mengurus kartu kuning.

Madina warga asal Selat Panjang itu mengaku merantau ke Batam untuk mencari peruntungan.

BREAKING NEWS - Ditreskrimum Polda Kepri Ungkap Kasus Rasisme dan TPPO

RS Elisabeth Batam Center Bantah Telantarkan Pasien Meninggal, Begini Faktanya

"Di kampung pun tak ada kerja, makanya merantau ke Batam aja. Lagian juga dekat," ucapnya.

Dia mengaku mendapat informasi di Batam lagi banyak perusahaan yang membuka lowongan kerja.

Hal itu pulalah yang mendorongnya untuk merantau.

Petugas layanan kartu kuning kantor Disnaker Sekupang, Batam, Taufan mengakui, saat ini terjadi peningkatan pengajuan pembuatan kartu kuning.

"Lumayan banyak, hingga pagi ini sudah ada hampir 50 orang yang buat," ujarnya.

Kata dia, kemungkinan jumlah itu terus bertambah hingga sore hari. (Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved