VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
Dihantam Covid-19, Disbudpar Tanjungpinang Minta Pelaku Pariwisata Bangkit, Ini Katanya
Surjadi menekankan, pasca Covid-19 industri pariwisata di Tanjungpinang harus bangkit. Pokdarwis dan pramuwisata harus menjadi ujung tombaknya
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pelaku pariwisata di Tanjungpinang harus bangkit dari keterpurukan akibat dampak Covid-19. Permintaan ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Surjadi saat memberikan sambutan kepada peserta pelatihan tata kelola destinasi Kota Tanjungpinang, baru-baru ini.
Surjadi berharap, peserta kegiatan bisa menjadi ujung tombak untuk menggairahkan kembali ekonomi pariwisata di Kota Tanjungpinang.
"Ilmu yang didapat dalam pelatihan selama empat hari itu harus dapat dimanfaatkan dan dipraktekkan," ucap Surjadi.
Ia menekankan, pasca Covid-19 industri pariwisata di Tanjungpinang harus bangkit.
"Untuk membangkitkan pariwisata itu, kelompok sadar pariwisata (pokdarwis) dan pramuwisata harus menjadi ujung tombaknya," ujarnya.
• Disdukcapil Anambas Terima Banyak Permintaan Perubahan Data KK, Layanan Tatap Muka Dikurangi
• BPS Batam Lanjutkan Sensus Penduduk Door to Door September Mendatang
Sementara itu seorang peserta pelatihan, Agung Hercules Setiawan, mengaku termotivasi dengan pelatihan ini.
"Saya sempat down akibat Covid ini, karena kegiatan kami tidak berjalan," ujar Agung.
Agung mengakui, sejak pandemi Covid-19, kunjungan wisman ke Senggarang anjlok. Sebelum ada virus Corona, dalam sehari ada 500 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Senggarang.
"Sekarang tidak ada lagi," ujar pengurus Pokdarwis Senggarang itu.
(Tribunbatam.id/endrakaputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0408kadisbudpar-tanjungpinang-surjadi.jpg)