Swinger Bikin Oknum Dosen Kecanduan, Apalagi Dihadapi Dengan Mahasiswi Berjilbab

Bambang melancarkan aksi pelecehan seksual dengan modus penelitian swinger, yaitu penyimpangan seks yang pengidapnya menyukai pertukaran.

Editor: Eko Setiawan
(istimewa)
Oknum Bambang Arianto dan korbannya yang suka diajak curhat soal swinger mengarah ke pelecehan secara verbal 

TRIBUNBATAM.id |Yogyakarta -- Oknum Dosen kecanduan cerita Swinger dari para mahasiswinya.

Bambang Arianto, oknum dosen di Yogyakarta yang membuat geger akibat penyimpangan seks yang dialaminya.

Bambang melancarkan aksi pelecehan seksual dengan modus penelitian swinger, yaitu penyimpangan seks yang pengidapnya menyukai pertukaran.

Isdianto: Saya Minta Maaf

Lesti Kejora Gombalin Rizky Billar Bilang Ingin Jadi Istri, Rizky D Academy Singgung Soal Mahar

5 Tips Ampuh Mengempeskan Jerawat Batu tanpa Harus ke Klinik Kecantikan

Saat ini sudah ada 50 perempuan yang menjadi korban Bambang Arianto. 

Setelah viral, Bambang langsung mengunggah video permintaan maaf serta pengakuan atas ulahnya itu.

Salah satu korbannya, mantan Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Illian Deta Arta Sari sempat menjadi sasaran BA atau Bambang Arianto dalam aksinya mengupas hubungan seks tukar pasangan atau swinger dengan dalih untuk riset.

Melihat banyak perempuan yang juga menjadi korban, Illian bersama sejumlah orang kemudian berinisiatif menemui BA untuk mengklarifikasi tentang perbuatannya.

"Hari Minggu (2 Agustus 2020), aku ketemu. Orang itu Bambang Arianto namanya. Mantan dosen. Namanya sudah terbuka dengan tulisan dia sendiri itu," jelas Illian.

Illian bersama sejumlah orang, temasuk korban lainnya, bertemu BA di kawasan Tangerang.

Remaja 14 Tahun Hilang di Sungai, Ditemukan Dalam Perut Buaya Dalam Kondisi Tubuh Terpotong

5 Gejala Awal Kanker Ginjal, Waspada Bila Muncul Benjolan di Perut

Pada awal penjelasan, BA tetap bersikukuh apa yang dilakukannya hanya untuk penelitian membuat jurnal atau buku.

Namun, setelah didesak, BA tak bisa lagi berkilah. Ia mengaku, semua perkataan sebelumnya adalah bohong.

"Awalnya dia berdalih untuk penelitian, membuat jurnal atau buku.Tapi kami bantah semua.  Penelitiannya tak ada metodologinya. Tak jelas respondennya dan tanpa consent. Kenapa hanya perempuan saja padahal kalau memang meneliti swinger ada dua pihak lelaki dan perempuan.

Penelitian kok yang aktif cerita yang meneliti. Sengaja membeberkan detil teknis seksual kayak menulis novel biru, kalau telpon jadi kayak sex call.

Penelitian kok gak rampung-rampung dari 2014 sampai 2020. Penelitian kok pakai nyamar dengan pura-pura jadi istrinya dan menyebar-nyebarkan foto istri."

Illian kemudian menunjukkan sebuah catatan yang menunjukkan sudah ada 50 korban yang mengaku menjadi korban BA. Dari semua itu, modus pendekatannya macam-macam.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved