Selasa, 7 April 2026

Viral Pelecehan Seksual Modus Riset Swinger, Pelaku Kirim Video Dewasa hingga Ajak Bertemu

Seorang pria yang mengaku sebagai dosen mendekati sejumlah targetnya dengan modus penelitian swinger alias tukar pasangan.

FACEBOOK
Viral pelecehan seksual berkedok riset swinger yang dilakukan pria berinisial BA. Korban mengungkap sejumlah tindakan pelaku 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, YOGYAKARTA- Pelecehan seksual kembali terungkap di Media Sosial.

Setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan aksi pelecehan seksual fetish kain jarik, kini muncul kasus pelecehan seksual lain.

Kali ini modus pelecehan seksual berkedok riset swinger.

Seorang pria yang mengaku sebagai dosen mendekati sejumlah targetnya dengan modus penelitian swinger alias tukar pasangan.

Tiga korban dalam kasus ini kemudian bersama-sama menemui pelaku berinisial BA tersebut.

VIRAL Dosen Yogkarta Buat Video Pengakuan Dosa Perdaya Wanita, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Viral Fetish Bungkus Kain Jarik di Surabaya, Unair dan Polda Jatim Lacak Keberadaan Pelaku

Ia lantas diminta untuk melakukan permintaan maaf terbuka dalam bentuk video.

"Saya atas nama BA ingin menjelaskan bahwa pernyataan saya mengenai rencana penelitian tentang swinger kepada banyak perempuan adalah bohong karena sesungguhnya saya lebih ingin berfantasi swinger secara virtual semata."

"Hal itu dikarenakan kata swinger sering menghantui saya di setiap waktu dan tempat," ungkap BA dalam video.

Pelecehan seksual berkedok penelitian swinger ini pertama kali terungkap dari unggahan akun Facebook seorang korban berinisial, LA, pada Kamis (30/7/2020) lalu.

Pengakuan LA tersebut lantas membuat sejumlah korban lainnya berani untuk angkat bicara.

Satu di antaranya yaitu korban berinisial ID, yang saat ini juga menjadi pengacara dalam kasus ini.

Ramalan Zodiak Asmara Rabu 5 Agustus 2020, Aquarius Debat, Mood Pacar Virgo Tak Baik, Gemini Kecewa

Ramalan Zodiak Hari Rabu 5 Agustus 2020, Masalah Cancer Selesai, Gemini Atur Segalanya, Aries Sedih

ID mengaku, BA mendekatinya dengan modus yang sama seperti yang dilakukan terhadap LA, yaitu penelitian.

Menurut unggahan akun Facebook ID, ada sekitar 50-an korban yang telah terdata.

Kepada Tribunnews.com, ID mengungkapkan, banyak korban lainnya yang mendapat tindakan lebih parah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved