Selasa, 12 Mei 2026

TRIBUN PODCAST

Tribun Podcast Batam: Generasi Milenial dan Semangat Nasionalisme, 'Pemuda Jangan Hanya Diam'

Diky menilai, kemajuan teknologi di era milenial seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda daerah.

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/REBEKHA
Tribun Podcast Batam dengan nara sumber Diky Wijaya, Kamis (6/8/2020) membahas soal generasi milenial dan semangat nasionalisme 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sudah menjadi hal umum, generasi milenial saat ini akrab dengan teknologi. Itupula yang membuat generasi milenial cenderung lebih kritis.

Sebab segala informasi bisa mereka peroleh melalui produk digital seperti gawai.

Menanggapi hal tersebut, Diky Wijaya selaku salah satu tokoh pemuda Kota Batam mengatakan, kemajuan teknologi di era milenial seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda daerah.

"Harusnya anak zaman sekarang harus lebih kreatif dan sukses lagi dibandingkan generasi sebelumnya, karena didukung dengan kemajuan teknologi yang bisa membantu seseorang untuk beraktivitas sehari-hari termasuk membantu dalam memperoleh informasi apapun secara cepat," ujarnya melalui siaran Tribun Podcast, Kamis (6/8/2020).

Ia melanjutkan, perkembangan zaman perlu diikuti oleh seluruh generasi. Sebab di era maju seperti saat ini, seluruh aktivitas manusia selalu berkaitan dengan teknologi.

Ngobsek Bersama dr Wahyudi SpOG, Kupas Tuntas Kanker Serviks: Penyebab, dan Cara Menangani

DUH, SEKWAN DPRD BATAM Asril Tersangka Korupsi Uang Makan Minum, Keluar Ruang Jaksa Berompi Tahanan

"Seperti transaksi pembayaran, dulu kalau mau membayar sesuatu pakai uang cash. Sekarang sudah semakin canggih bisa pakai uang digital atau transaksi non-tunai lainnya," jelasnya.

Kemajuan ini tentunya memiliki sisi positif dan juga negatif. Menurut Diky, generasi milenial perlu diberikan atensi untuk menunjang kebutuhannya seperti hobi agar dapat menjadikan generasi milenial ini menjadi generasi perubahan yang lebih baik untuk lingkungan sekitar.

"Generasi muda ini sebaiknya diberikan dukungan berupa fasilitas teknologi yang tepat sasaran untuk memudahkan mereka mencari passion mereka dimana, ataupun hobinya. Sehingga mereka dapat menjadi insan yang kreatif dan berguna bagi lingkungan, dan juga bangsa," jelasnya.

Untuk itu, para pemuda dinilai untuk lebih aktif bersosialisasi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan cara membakar semangat gotong-royong sesuai dengan yang tertuang didalam Pancasila.

"Pemuda kalau hanya diam saja, ya sayang. Kalau kita lihat fenomena pemilihan daerah, generasi politiknya datang dari itu-itu saja. Harapannya, anak muda bisa ikut serta yang dimana generasi milenial dianggap memiliki pikiran yang kritis yang dapat memberikan perubahan daerah yang lebih maju dan baik lagi," kata Diky.

Di era serba digital, membangkitkan rasa nasionalisme pemuda dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Sesuai dengan poin-poin Pancasila dimana bangsa indonesia dicerminkan dengan gotong-royongnya yang saling bahu-membahu disaat kesusahan maupun senang.

"Harapannya, semangat gotong-royong anak muda harus tetap mengalir meski jaman semakin maju. Pemerintah daerah perlu memberikan edukasi kepada mereka. Mereka tentunya membutuhkan perhatian dari orang-orang yang konsisten dan komitmen. Pesan untuk pemuda batam khususnya untuk memiliki jiwa enterpreneur sebagai bekal untuk hidup kedepannya. Karena selain pendidikan, softskill, jiwa enterpreneur juga sangat dibutuhkan, manfaatkan peluang berbisnis," pungkasnya.

(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved