Minggu, 26 April 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Kisah Ekspedisi Kon-Tiki, Pembuktian Asal-usul Penduduk Pasifik Selatan

Ekspedisi atau pelayaran Kon-Tiki yang dilakukan Thor Heyerdahl dan kawannya berakhir pada 7 Agustus 1947.

Tribunnewswiki.com
Rakit Kon-Tiki dalam ekspedisi Thor Heyerdahl tahun 1947 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Ekspedisi atau pelayaran Kon-Tiki yang dilakukan Thor Heyerdahl dan kawannya berakhir pada 7 Agustus 1947.

Thor Heyerdahl adalah ahli zoologi Norwegia yang ingin membuktikan bahwa pribumi Polinesia di Pasifik adalah imigran dari Peru, Amerika Serikat, bukan dari Asia Tenggara.

Dalam ekspedisi Kon-Tiki, Thor Heyerdahl dan temannya menggunakan rakit yang terbuat dari enam batang kayu balsa.

Mereka ingin menunjukkan bahwa pelayaran kuno dengan rakit dari Benua Amerika ke Polinesia pernah terjadi dan memungkinkan.

Mereka berangkat dari Callao, Peru, pada 28 April 1947 dan berakhir pada 7 Agustus 1947 setelah rakit mereka rusak karena karang dan ombak.

Namun, mereka berhasil mendarat dengan selamat di atol Raroia, Kepualauan Tuamotu, dekat Tahiti.

Thor dan teori asal-asal usul penduduk Pasifik

Thor Heyedahl lahir pada 6 Oktober 1914 di Larvik, Norwegia.

Ibunya adalah kepala perkumpulan museum di Larvik dan menginspirasi Thor untuk studi hewan dan ilmu alam.

Thor yang menyukai alam kemudian bercita-cita menjadi seorang penjelajah.

Dia mengambil studi biologi dan geografi di Universitas Oslo pada tahun 1933.

Tiga tahun kemudian, Thor menikahi Liv Coucheron Torp dan memutuskan pergi ke Polinesi Prancis.

Namun, sebelum ke sana, mereka mengunjungi Tahiti.

Suatu ketika, dia merasa mendapatkan penemuan menarik di Pulai Fatu Hiva dan Pulau Hivoa.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved