Rabu, 29 April 2026

TABRAKAN KERETA API

Terjepit Berjam-jam, Endang Sempat Chat Minta Tolong Keluarga setelah KRL Ditabrak KA Argo Bromo

Ternyata Endang terjebak di antara puing-puing KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek dari belakang.

|
Editor: Khistian Tauqid
Tribunnews.com
KECELAKAAN KERETA - Relawan Rumah Zakat terjun langsung melakukan evakuasi korban kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek versus KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin(27/4/2026) malam. 

TRIBUNBATAM.id - Sepupu korban bernama Muhammad Iqbal menceritakan kisah pilu insiden tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek vs Commuter Line relasi Cikarang.

Peristiwa maut tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. 

Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 09.50 WIB, terdapat 14 orang yang meninggal dunia.

Selain itu, ada 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan kini mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.

Sebenarnya masih terdapat tiga penumpang yang terjebak di rangkaian kereta.

Kendati demikian, ketiga korban kini sudah berhasil dievakuasi, satu di antaranya adalah Endang Kuswati.

Endang Kuswati merupakan pekerja yang sering menggungkan KRL untuk mobilitas.

Kejadian tersebut menimpa Endang ketika pulang kerja menggunakan KRL.

Dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Iqbal pun mengungkapkan detik-detik saudaranya terkena musibah kecelakaan.

"Korban pulang kerja karena biasanya pulang pergi, dari Bekasi ke Jakarta, mobilitasnya sering menggunakan kereta," kata Iqbal.

Endang ternyata sempat menelepon keluarga setelah tabrakan terjadi.

Ternyata Endang terjebak di antara puing-puing KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek dari belakang.

Endang memberikan kabar sekaligus meminta bantuan kepada pihak keluarga.

"Informasi yang dikabarkan korban ke pihak keluarga: cuma dia kecelakaan, ketiban puing-puing, minta bantuan," lanjutnya.

Baca juga: Chat Terakhir Apriyus Nazahra Korban Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL, sang Ibu Cemas Cari Anaknya

Namun, setelah pukul 22.00 WIB, pihak keluarga Endang tidak dapat menghubungi korban atau hilang kabar. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved