Prihatin Soal Ledakan di Lebanon, Malaysia Tawarkan Bantuan: Kami Siap Mendukung
Pada Selasa (4/5/2020), publik dunia dihebohkan dengan berita Ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon. Malaysia menunjukkan rasa kepedulian lewat ini.
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Pada Selasa (4/5/2020), publik dunia dihebohkan dengan berita Ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon.
Sejumlah negara berbondong-bondong menawarkan bantuan ke Lebanon sebagai bentuk kepedulian.
Salah satunya adalah negara tetangga Indonesia, Malaysia.
Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein menyatakan kesedihan negaranya atas ledakan di Beirut.
Diberitakan Al Jazeera, bahkan dirinya menawarkan bantuan dengan cara apa pun yang mereka bisa.
"Malaysia berdiri bersama dalam kesedihan ketika pikiran dan doa kami menemani orang-orang kuat Lebanon," katanya dalam sebuah postingan di Twitter.
• Dianggap Sebarkan Berita Tak Akurat, Polisi Malaysia Geledah Kantor Al Jazeera di Kuala Lumpur
"Kami siap mendukung apa pun yang kami bisa."
Bantuan tak hanya datang dari Malaysia.
Siprus mengatakan siap menawarkan bantuan medis setelah terjadi ledakan.
Menteri Luar Negeri Siprus Nikos Christodoulides mengatakan kepada stasiun televisi negara CyBC, kedutaan Siprus di Beirut, yang ditutup pada saat ledakan itu, rusak parah.
Saking kuatnya, ledakan itu terdenger di Siprus.
Padahal jarak kedua negara lebih dari 200 km.
Sementara Perdana Menteri Narendra Modi juga menyampaikan kesedihannya.
Hal itu disampaikan oleh Kantor Perdana Menteri, Rabu (5/8/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dua-ledakan-di-daerah-pelabuhan-beirut-mengguncang-ibukota-lebanon.jpg)