Tripod Bersama Diky Wijaya - Milenial Tak Melulu Jago Teknologi
Diky meminta anak-anak muda memiliki kegiatan lain, sehingga tidak hanya terpaku pada teknologi. Misalnya hobi yang membuat kehidupan sosial jadi luas
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sudah bukan rahasia umum bahwa generasi millenial sangat dekat dengan teknologi.
Kehidupan generasi ini bahkan sudah tak dapat dilepaskan dari teknologi dan internet.
Melek teknologi ini adalah menjadi pembeda anak-anak muda saat ini dibanding generasi sebelumnya. Hal ini mempengaruhi gaya hidup serta budaya.
Ada kecenderungan bahwa generasi millennial lebih kritis karena segala informasi bisa mereka peroleh melalui produk digital seperti smartphone dan gadget.
Diky Wijaya sebagai satu tokoh pemuda Kota Batam mengatakan bahwa kemajuan teknologi di era milenial seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda daerah.
"Harusnya anak jaman sekarang harus lebih kreatif dan sukses lagi dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka didukung dengan kemajuan teknologi yang bisa membantu seseorang untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk memperoleh informasi apapun secara cepat," ujar Diky dalam dialog Tripod atau Tribun Podcast, Kamis (6/8/2020) sore di kantor TRIBUNBATAM.id.
Saat ini, kata Diky, perkembangan digital ini perlu diikuti oleh seluruh generasi, tak melulu milenial. Sebab, saat ini, hampir seluruh kegiatan berkaitan dengan teknologi.
• DAFTAR Riwayat Kontak Seorang WNA asal India, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Baru di Batam
"Seperti transaksi pembayaran, dulu kalau mau membayar sesuatu pakai uang cash. Sekarang sudah semakin canggih, bisa pakai uang digital atau transaksi non-tunai lainnya. Cukup main pencet HP saja," jelas menantu Soerya Resopationo ini.
Kemajuan ini tentunya memiliki sisi positif dan juga negatif.
Karena itu, Diky meminta anak-anak muda memiliki kegiatan lain, sehingga tidak hanya terpaku pada teknologi. Misalnya hobi yang membuat seseorang bisa memiliki kehidupan sosial yang lebih luas.
"Generasi muda sebaiknya diberikan dukungan berupa fasilitas teknologi yang tepat sasaran. Hal ini untuk memudahkan mereka mencari passion atau hobinya. Sehingga mereka dapat menjadi insan yang kreatif dan berguna bagi lingkungan, dan juga bangsa," jelasnya.
Diky mengatakan, para pemuda juga harus lebih aktif bersosialisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Sebab, manusia adalah makhluk sosial dan dalam kegiatan apapun ke depan, interaksi dan komunikasi sosial sangatlah penting.
Karena itu, kata dia, semaju apapun anak muda, semangat gotong-royong tetap harus dijaga.
"Pemuda, kalau hanya diam saja, ya, sayang. Negara ini membutuhkan banyak orang di berbagai tempat dan posisi,” katanya.