BATAM TERKINI
Jamilah Buka Wrapping di Kepala Almarhum, Keluarga Tak Terima Hendri Meninggal di Kantor Polisi
Jamilah ibu dari Almarhum terduga pelaku narkotika atas nama Hendri Alfred Bakari alias Otong menangis tersedu-sedu melihat anaknya terbujur kaku.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jamilah ibu dari Almarhum terduga pelaku narkotika atas nama Hendri Alfred Bakari alias Otong menangis tersedu-sedu melihat anaknya yang tengah terbaring kaku di ruang instalasi pemulasaran jenazah Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Batam.
Jamilah merasa ada yang ganjil terjadi pada anaknya, karena di tubuh anaknya yang meninggal tersebut terlihat beberapa lebam di bagian kepala anaknya dilakban dan dibungkus dengan perban dan plastik.
"Kenapa muka anak saya dibungkus begitu jika tidak apa-apa," ujarnya.
• Sama-sama Pamer Otot Militer, Siapa Paling Kuat Bila AS dan Tiongkok Perang di Laut China Selatan
Ia mengatakan pihaknya telah mengkonfirmasi terkait diwraping muka Almarhum Hendri kepada pihak rumah sakit.
"Kita tanya rumah sakit katanya itu dari kepolisian, kita tanya kepolisian itu dari pihak rumah sakit," ujarnya.
Karena tidak tahu, ibunya berunding dengan keluarga akhirnya membuka pembungkus tersebut.
Diiringi isak tangis istri dan keluarga, Jamilah ibu almarhum membuka pembungkus tersebut.
Satu persatu lakban, yang mengelilingi kepala almarhum dibuka oleh ibunya sambil menahan tangisnya.
Sesekali jika kesulitan dalam melepaskan plaster tampak ibunya membisikkan kepada almarhum.
Hampir memakan waktu beberapa menit akhirnya wraping tersebut semuanya dibuka.
Usai dibuka sudah Maghrib, jenazah Almarhum Hendri Alfred Bakari dipindahkan keluarga ke rumah Sakit BP Batam untuk dilakukan visum.
• Anggota Polsek Sagulung Batam Rajin Berolahraga Pasca Kanitreskrim Terpapar Covid-19
"Kita minta visum di sini (RSBK) agak berbelit akhirnya kita pindahkan ke RSBP Batam untuk visum," ujar Mega Silvia Bakrie adiknya.
Menurut Mega nantinya kejanggalan yang dirasa keluarga meninggalnya Hendri akan ditindak lanjuti keluarga.
"Kita akan lakukan tindak lanjut atas kejadian yang menimpa Abang saya," ujarnya.
Saat ini jenazah Almarhum Hendri sudah dibawa ke rumah sakit BP Batam untuk menjalani visum atas permintaan keluarga.
Amah Handayani istri Hendri Alfred Bakari sambil menahan tangisnya menuturkan suaminya diamankan oleh sekelompok orang yang belakangan merupakan anggota kepolisian di sebuah Kelong di kawasan Belakangpadang.
"Ia (Hendri) ditangkap di Kelong tempat dia sehari-hari beraktivitas," ujarnya sambil meneteskan air mata.
Menurut istri Hendri usai dilakukan penangkapan pada Jumat (7/8), suaminya dibawa kembali ke rumahnya untuk dilakukan penggeledahan pencarian barang bukti.
• Kronologi Meninggalnya Hendri Warga Batam dari Kasat Narkoba Polresta Barelang: Sempat Sesak Napas
"Setelah ditangkap belum ada kabar, Kemarin sekitar pukul 17: 00 WIB, suami saya sudah di Polresta Berelang, dan saat penggeledahan kelihatan muka suami saya bengkak dan lebam," ujarnya dengan suara terbata-bata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0808kamar-mayat-rsbk-batam.jpg)