BATAM TERKINI
Kepala Dibungkus, Ada Lebam di Tubuhnya, Keluarga Minta Jasad Hendri Divisum di RSBP Batam
Keluarga akan menindaklanjuti kejadian yang menimpa Hendri. Saat ini jasad Hendri sudah dibawa ke RSBP Batam untuk divisum
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jamilah, ibu almarhum Hendri Alfred Bakari alias Otong, warga Belakangpadang, Batam, menangis tersedu-sedu melihat anaknya terbaring kaku di ruang instalasi pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam, Sabtu (8/8/2020).
Hendri menjadi terduga pelaku narkotika. Ia ditangkap polisi Jumat (7/8/2020) lalu. Selang sehari setelah ditangkap, Hendri dilaporkan telah meninggal dunia.
Di rumah sakit, Jamilah merasa ada yang ganjal terjadi pada anaknya. Karena di tubuh anaknya yang meninggal itu terlihat beberapa lebam. Selain itu bagian kepala anaknya dilakban dan di-wrapping.
"Kenapa muka anak saya dibalut begitu jika tidak ada apa-apa?," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya telah mengonfirmasi terkait wrapping di muka almarhum Hendri kepada pihak rumah sakit.
• Direstui Pusat Usung Rudi-Amsakar di Pilkada Batam, PKS Minta Ahmad Hijazi Legawa, Terima Kasih
• Update Covid-19 di Tanjungpinang, Seorang ASN Terkonfirmasi Covid-19, Istri dari Kasus Nomor 87
"Kita tanya rumah sakit, kata itu dari kepolisian. Kita tanya kepolisian itu dari pihak rumah sakit," ujarnya.
Karena tidak tahan, akhirnya Jamilah berunding dengan keluarganya dan sepakat membuka wrapping tersebut.
Diiringi isak tangis istri Hendri dan keluarga lainnya, Jamilah membuka wrapping di wajah mendiang Hendri.
Kemudian, satu per satu lakban yang mengelilingi kepala almarhum dibuka oleh Jamilah sambil menahan tangisnya.
Sesekali jika kesulitan, Jamilah membisikkan sesuatu kepada almarhum.
Hampir memakan waktu selama lima menit lebih, akhirnya pembungkus di wajah anaknya itu selesai dibuka.
Usai Maghrib, jenazah Hendri Alfred Bakari dipindahkan keluarganya ke Rumah Sakit BP Batam untuk dilakukan visum.
"Kita minta visum di sini (RSBK) agak berbelit, akhirnya kita pindahkan ke RSBP Batam untuk visum," ujar Mega Silvia Bakrie, adik mendiang Hendri.
Menurut Mega, nantinya keganjalan yang dirasa keluarga atas meninggalnya Hendri akan ditindaklanjuti.
"Kita akan lakukan tindak lanjut atas kejadian yang menimpa abang saya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0808kamar-mayat-rsbk-batam1.jpg)