Selasa, 12 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Mengapa Golongan Darah Beragam? Simak Sistem dan Komponennya, Salah Donor Bisa Sebabkan Kematian

Sebelum mengenal golongan darah, para dokter mengira darah semua orang sama, sehingga banyak orang meninggal akibat kegagalan transfusi darah.

Tayang:
freepik.com
ILUSTRASI - Klasifikasi atau penggolongan darah pada manusia dikenal dengan sistem golongan darah ABO. 

Bagi yang memiliki faktor rhesus artinya jenis darahnya "Rh+" atau "positif".

Bila seseorang tidak mempunyai antigen ini berarti jenis darahnya adalah "Rh-" atau "negatif".

Jadi, dari empat golongan darah dapat diklasifikasikan lagi menjadi delapan jenis darah:

- O positif (O+) atau O negatif (O-)

- A positif (A+) atau A negatif (A-)

- B positif (B+) atau B negatif (B-)

- AB positif (AB+) atau AB negatif (AB-)

Mengapa golongan darah penting?

Jika seseorang menerima darah dari jenis darah yang tidak kompatibel, dapat menyebabkan reaksi sistem kekebalan tubuh yang mengancam jiwa.

Transfusi darah kemungkinan akan gagal.

Sebab, seseorang hanya dapat memberikan darah kepada orang dengan antigen darah yang kompatibel.

Orang dengan darah Rh- dapat memberikan darah ke jenis darah baik Rh- dan Rh+.

Namun, orang dengan darah Rh+ tidak dapat memberikan ke resipien Rh-.

Orang dengan tipe darah O dapat mendonorkan darah kepada siapa pun, asalkan faktor Rh kompatibel.

Artinya, orang dengan darah O+ dapat mendonorkan darah ke orang dengan golongan darah A+, AB+, B+, atau O+, tapi tidak bisa untuk golongan darah O-, B-, AB-, atau A-.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved