Senin, 11 Mei 2026

KECELAKAAN BERUNTUN

3 Orang Tewas dan 4 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Padang, Diduga Gegara Truk Rem Blong

Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata mengakui pihaknya masih melakukan penyelidikan demi mengungkap penyebab kecelakaan.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tribunpadang.com
KECELAKAAN BERUNTUN - AKP Riwal Maulidinata memberikan keterangan terkait kecelakaan beruntun di Padang Besi, Minggu (10/5/2026). Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut. 

TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan maut melibatkan lima kendaraan di kawasan Jembatan Padang Besi, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026) pagi.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka.

Dugaan sementara kecelakaan beruntun itu dipicu oleh truk yang mengalami gagal pengereman atau rem blong.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum mengungkap penyebab kecelakaan yang merenggut tiga nyawa itu.

Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata mengakui pihaknya masih melakukan penyelidikan demi mengungkap penyebab kecelakaan.

"Untuk penyebab kecelakaan sementara masih kita dalami. Nanti untuk penyebab pastinya akan kita pastikan kembali setelah proses penyelidikan selesai," ujarnya saat diwawancarai TribunPadang.com di lokasi kejadian.

Sopir truk yang diduga memicu kecelakaan kini sudah diamankan pihak kepolisian.

"Sopir sendiri sudah diamankan. Saat ini kita amankan di Polsek Lubuk Kilangan," katanya.

3 Orang Meninggal Dunia

AKP Riwal juga menjelaskan bahwa seluruh korban sudah dievakuasi ke Semen Padang Hospital tak lama setelah kecelakaan terjadi.

"Iya benar ada korban kecelakaan yang masuk ke Semen Padang Hospital dengan jumlah tujuh orang sekira pukul 08.30 WIB tadi," ujar Huas Semen Padang Hospital, Kiki.

Tak hanya itu saja, AKP Riwal juga membeberkan identitas korban tewas dan luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

"Yang meninggal dunia itu ada tiga orang, dua perempuan dengan inisial E (57) dan D (61), kemudian satu laki-laki dengan inisial ACE (39)," tuturnya.

"Kemudian yang luka-luka dua orang perempuan dengan inisial A (53) dan DW (46). Kemudian dua orang laki-laki dengan inisial S (55) dan AD (43)," ujar Kiki, dikutip dari TribunPadang.com.

Pihak kepolisian juga belum meminta keterangan para korban karena masih dalam perawatan dan trauma setelah insiden.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved