Senin, 18 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Mengapa Pembuluh Darah Berwarna Biru Padahal Darah Berwarna Merah? Sains Jelaskan

Garis pembuluh darah tersebut berwarna biru. Padahal, seperti yang kita ketahui, darah adalah cairan yang berwarna merah.

Tayang:
(Kompas.com/Ersianty Peginusa Wardhani)
Replika Pembuluh Darah yang Terdiri dari Pembuluh Nadi (arteri) dan Pembuluh Balik (vena) 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Pernahkah Anda memperhatikan garis pembuluh darah yang tampak samar-samar di permukaan kulit?

Garis pembuluh darah tersebut berwarna biru.

Padahal, seperti yang kita ketahui, darah adalah cairan yang berwarna merah.

Berikut penjelasannya.

Kehilangan muatan oksigen

David Feldman dalam buku Mengapa Hidung Anjing Basah? dan mengapa-mengapa lainnya (2006), Dr. Frank Davidoff, executive vice-president Amerika College of Physicians mengatakan pembuluh darah berwarna biru karena merupakan pembuluh darah yang cukup besar.

Pembuluh darah tersebut kehabisan muatan oksigennya.

Itu cukup dekat dengan permukaan kulit sehingga Anda dapat melihat warna biru dari darah.

Pada sel-sel darah merah yang jumlahnya sekitar 40 persen volume darah terdapat pigmen pembawa oksigen yang disebut hemoglobin.

Sewaktu sel darah merah mengalir melalui paru-paru, hemoglobin tersebut mengambil oksigen dan mengikatnya.

Dalam proses tersebut berubah warna menjadi merah cerah.

Kombinasi hemoglobin dan oksigen disebut oksihemoglobin.

Oksihemoglobin dipompa dari jantung dengan tekanan melalui pembuluh-pembuluh darah besar muskular yang disebut arteri.

Dalam jaringan-jaringan otot, sel-sel darah merah dengan oksihemoglobin akhirnya melewati pembuluh-pembuluh darh kecil yang disebut kapiler.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved