TRIBUN WIKI
Mengapa Pembuluh Darah Berwarna Biru Padahal Darah Berwarna Merah? Sains Jelaskan
Garis pembuluh darah tersebut berwarna biru. Padahal, seperti yang kita ketahui, darah adalah cairan yang berwarna merah.
Di mana melepaskan oksigen kepada sel-sel tubuh untuk digunakan dalam proses metabolisme.
Sewaktu hemoglobin kehilangan oksigennya, hemoglobin berubah warna menjadi biru keunguan gelap.
Mereka terkumpul di pembuluh vena yang semakin lama semakin besar dalam perjalanan kembali ke jantung.
Sementara berbagai vena terbesar berada jauh di dalam jaringan otot.
Sejumlah pembuluh vena yang agak besar terletak tepat di bawah kulit.
Di mana kamu bisa melihat warna biru darah jika kulit kamu tidak mengandung terlalu banyak pigmen cokelat (melanin) yang bisa menyamarkan warna tersebut.
Cahaya menembus kulit
Melansir Kompas dari Live Science, pembuluh darah tampak biru karena cahaya menerangi dan menembus kulit.
Cahaya biru dan merah menembus dengan berbagai tingkat keberhasilan.
Para ilmuwan menyatakan cahaya biru tidak melewati jaringan kulit manusia sedalam cahaya merah.
Maka pembuluh darah vena yang berdekat dengan permukaan kulit cenderung memantulkan cahaya biru kembali ke mata.
Darah berwarna gelap yang dibawa pembuluh darah cenderung menyerap cahaya merah lebih banyak dan memantulkan cahaya biru.
Darah yang ada di tubuh selalu berwarna merah.
Darah kaya oksigen yang berwarna merah cerah saat keluar dari jantung.
Kemudian darah yang diantar kembali oleh pembuluh darah vena berwarna merah gelap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/replika-pembuluh-darah-yang-terdiri-dari-pembuluh-nadi-arteri-dan-pembuluh-balik-vena.jpg)