Breaking News:

Hendri Tewas Tak Lama Setelah Ditangkap Polisi, Keluarga Curiga Ini Fakta Kematian dari Surat RS

Tewasnya Hendri Alfred Bakari alias Otong tak lama setelah ditangkap polisi masih jadi tanda tanya pihak keluarga

TRIBUNBATAM/ALAMUDIN
Surat keterangan Kematian Hendri Alfred Bakari yang dikeluarkan Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam pada Sabtu (8/8/2020). Hendri Alfred Bakari tewas tak lama setelah ditangkap polisi 

Editor: Azmi S

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tewasnya Hendri Alfred Bakari alias Otong tak lama setelah ditangkap polisi masih jadi tanda tanya pihak keluarga.

Hendri Alfred Bakari alias Otong ditangkap polisi pada Kamis (6/8/2020) dan keluarga mendapat kabar tewasnya bersangkutan pada Sabtu (8/8/2020).

Surat Keterangan Kematian dari Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam bernomor: 13/ RSBK/SKK/2111/2020, tertulis Hendri meninggal dunia pada Sabtu/08.08.2020 pada pukul 07.13 WIB.

Dinilai Janggal, Kematian Hendri Warga Belakangpadang Batam yang Meninggal Usai Diamankan Polisi

Keluarga Syok, Warga Belakangpadang Batam Meninggal Dunia Setelah Ditangkap Polisi

Sedangan penyebab kematian almarhum di dalam surat tersebut dijelaskan akibat cardiorespiratory arest (henti jantung).

Mega Silviana Bakari yang merupakan adik almarhum saat dikonfirmasi Tribun Batam mengaku, abangnya tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

"Abang tak ada sakit jantung atau sakit lain," ujarnya Ahad (9/8/2020).

Ia dan pihak keluarga pun mengatakan masih belum jelas perihal yang dialami abangnya hingga tewas tak lama setelah ditangkap.

Suasana di depan ruang instalasi pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam pada Sabtu (8/8/2020) sore. Warga Belakangpadang Batam, Hendri meninggal dunia tak lama setelah ditangkap polisi
Suasana di depan ruang instalasi pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam pada Sabtu (8/8/2020) sore. Warga Belakangpadang Batam, Hendri meninggal dunia tak lama setelah ditangkap polisi (TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

"Kami pun masih bingung dengan penyebab meninggalnya abang saya, soalnya sebelum dibawa polisi dia sehat-sehat saja," ujarnya.

Ia berharap apa yang menimpa abangnya bisa tersampaikan dengan jelas kepada pihak keluarga.

"Kami ingin kebenaran terkait meninggalnya abang kami bisa jelas, sehingga tidak ada tanda tanya lagi," ujarnya.

Bocah SD Tewas Usai Pesta Miras, Sempat Jatuh Dari Mobil Truk, Kawan-kawannya Malah Kabur

Curi Uang Rp 100.000, Seorang Remaja Tewas Dianiaya Teman Sendiri, Kini Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebelumnya pada Sabtu (8/8/2020) Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman saat dikonfirmasi mengatakan, terduga pelaku kepemilikan narkoba atas nama Hendri Alfred Bakari meninggal karena mengalami sesak napas.

"Saat selesai pengembangan yang ketiga kali, yang bersangkutan merasa agak sesak napas.

Dia pun meminta dibelikan obat asma semprot dan kami belikan," ujarnya Sabtu (8/8/2020).

Suasana di ruang pemulasaraan jenazah RSBK Batam, Sabtu (8/8/2020) malam, sesaat jenazah Hendri akan dipindahkan ke RSBP Batam
Suasana di ruang pemulasaraan jenazah RSBK Batam, Sabtu (8/8/2020) malam, sesaat jenazah Hendri akan dipindahkan ke RSBP Batam (TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

Kata Rahman, usai diberikan obat korban sempat merasa enakan tetapi pukul 05.00 WIB, korban kembali merasakan sesak napas dan meminta untuk diantarkan ke rumah sakit.

(tribunbatam.id/Alamudin)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Azmi S
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved