HUMAN INTEREST
Mimpi Antoni Berseragam Polisi Kandas Karena Covid-19, Pernah 3 Kali Gagal Tes
Seleksi masuk Tamtama Polri tahun 2020 adalah momentum terakhir bagi Antoni. Namun kandas karena dia dinyatakan positif Covid-19
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id, BATAM - "Saya sampai keluar dari tempat kerja untuk tes terakhir ini".
Kata-kata itu terlontar dari mulut Antoni Setiawan (21) atau akrab disapa Antoni, peserta seleksi masuk Tamtama Polri tahun 2020.
Ia terkenang perjuangannya untuk bisa memakai seragam dinas kepolisian. Padahal Antoni baru bekerja selama 9 bulan.
Namun apa mau dikata, menjadi seorang polisi adalah cita-citanya sejak kecil.
Sementara, seleksi masuk Tamtama Polri tahun 2020 adalah momentum terakhir baginya jika dilihat dari segi usia.
• 5 Calon Tamtama Polda Kepri Gagal Berangkat Pendidikan Karena Positif Covid-19
• Update Covid-19 di Tanjungpinang, Bertambah 26 Kasus Dalam 2 Hari, ASN hingga Tenaga Medis
Karena itu, seluruh kemampuan pun diberikan Antoni supaya dapat lolos pada tahap seleksi tahun ini.
Mulai dari kelengkapan syarat administratif hingga kebugaran fisik, tak luput dari perhatiannya. Antoni tak ingin mengulang kegagalan di tahun-tahun sebelumnya.
"Sudah 3 kali saya gagal. Menjadi polisi adalah cita-cita saya," tegas dia kepada Tribun Batam, Rabu (12/8/2020).
Tahun pertama, dia gagal di tahap kesehatan 2. Tahun kedua peringkatnya tak masuk hitungan.
Sedangkan tahun berikutnya, Antoni kembali gagal di tahap kesehatan 2.
"Yang keempat ini lulus tapi tak diberangkatkan (menjalani pendidikan)," ungkapnya sedih.
Cita-cita Antoni kandas akibat Covid-19. Baginya, rasa kecewa tak dapat ditolak.
Tapi mau bagaimana? Dia dipaksa menyerah dengan keadaan.
"Saya hanya ingin membuat derajat keluarga saya terangkat," kata Antoni menyebut alasan dia bersikeras ingin menjadi seorang polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1208antoni-setiawan.jpg)