MAHASISWA TANJUNGPINANG GELAR DEMO
BREAKING NEWS - Mahasiswa Tanjungpinang Gelar Demo Tolak TKA Asal China
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demo menolak kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang akan bekerja di PT BAI di KEK Galang Batang, Bintan
Penulis: Endra Kaputra |
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Mahasiswa di Tanjungpinang menggelar aksi penolakan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China, Kamis (13/8/2020).
Mengawali aksi tersebut, massa mulai melakukan longmarch dari Simpang Pamedan menuju kantor Imigrasi Tanjungpinang di Kilometer 5.
Dalam aksi ini, puluhan aparat kepolisian tampak telah berjaga untuk mengamankan aksi yang sedang berlangsung.
Sampai berita ini ditulis, aksi masih berlangsung.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri memastikan sebanyak 325 tenaga kerja asing (TKA) China sudah melengkapi segala perizinan untuk bekerja di PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan.
Kedatangan para TKA melalui Bandara RHF Tanjungpinang pada Sabtu (8/8/2020) lalu itupun mendapat izin dari Kementerian dan berdasarkan Permenkumham Nomor 11 tahun 2020.
"Jadi izin bukan dari Gubernur Kepri, Bupati Bintan atau Disnaker Provinsi Kepri. Izin dari 325 TKA itu izin langsung dari Kementerian," kata Plt Kadisnaker Provinsi Kepri, Abdul, Rabu (12/8/2020).
Ia melanjutkan, para TKA itu boleh masuk ke wilayah Indonesia, khususnya di Kabupaten Bintan pada masa pandemi Covid-19 dengan syarat, di antaranya harus memenuhi protokol kesehatan.
Sehingga sebelum mereka masuk ke Indonesia, yakni Bintan sudah beberapa kali tim pora dari pengawas Disnaker Provinsi Kepri mengadakan rapat untuk hal tersebut.
• Promo HUT RI ke-75, Gramedia Beri Beragam Diskon bagi Pelanggan, Catat Tanggalnya
• Soal Pencabulan di Anambas, Penyidik Polsek Jemaja Masih Lengkapi Berkas sesuai Petunjuk Jaksa
"Jadi seharusnya para TKA ini sudah masuk pada Juli kemarin. Tapi kita minta dokumen realnya dilengkapi.
Kalau tidak ada kita tidak merespon mereka dan tidak perbolehkan masuk. Setelah mereka melengkapi dokumen, Sabtu kemarin mereka masuk melalui Bandara RHF," tuturnya.
Abdul mengatakan, pengawas tenaga kerja Provinsi Kepri pada prinsipnya telah melakukan pengawasan kepada para TKA yang datang kemarin.
Tidak hanya itu, dari Disnaker Provinsi Kepri dan pihak Imigrasi, KKP Tanjungpinang serta gugus tugas Covid-19 Bintan juga melakukan pengawasan, khususnya terkait kasus Covid-19.
"Kita sebagai pengawas ketenagakerjaan tetap respon apapun permasalahan di lapangan, isu-isu masyarakat tetap akan kita respon dengan baik,"terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13082020aksi-demo-tolak-tka.jpg)