Breaking News:

Alvin Lie Gugat Indosat Rp 100, Sering Dapat SMS Penawaran pada Jam Tak Wajar

Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie menggugat PT Indosat Tbk membayar ganti rugi imateril Rp 100.

(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Anggota Ombudsman RI Alvin Lie di Kantor Ombudsman RI, Rabu (28/8/2019). 

Editor: Agus Tri Harsanto

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie menggugat PT Indosat Tbk membayar ganti rugi imateril Rp 100.

Alvin Lie menggugat PT Indosat gara-gara sering mengirim pesan penawaran secara terus menerus.

Gugatan tersebut terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 464/Pdt.G/2020/PN JKT.Pst tanggal 14 Agustus 2020.

Dalam gugatannya, Alvin juga mencantumkan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia selaku turut tergugat.

Kuasa hukum Alvin Lie, David Tobing, membenarkan kliennya telah mengajukan gugatan terhadap Indosat dan Menkominfo.

Dalam gugatannya, Alvin meminta Indosat membayar ganti rugi imateril sebesar Rp 100.

Menurut David, kliennya merasa terganggu setelah menerima SMS penawaran dari Indosat pada jam-jam tertentu sejak Februari 2020.

"Indosat berulang kali mengirimkan pesan singkat atau SMS penawaran yang mengganggu kepada penggugat. Iklan-iklan tersebut dikirimkan pada waktu yang tidak wajar yakni pada saat pulang kerja, jam istirahat, dan hari libur di rentang waktu pukul 18.00–02.30," kata David dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2020).

David menjelaskan, kliennnya pernah menyampaikan keluhannya ke akun media sosial @IndosatCare.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved