Minggu, 26 April 2026

ARTIS dan Influencer yang Dicap Tak Punya Hati, Promosikan RUU Cipta Kerja, Minta Maaf di Twitter

Perhimpunan buruh mencap artis yang sempay mempromosikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja tak punya hati.

TRIBUNBATAM/LEO
Buruh di Batam saat melakukan unjuk rasa menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan DPRD Batam, Senin (20/1/2020). 

Menurut Taufan, influencer dan artis seharusnya tak menjadi corong kekuasaan secara sepihak dan bisa menyampaikan kepentingan masyarakat.

"Jadi dia tidak sepihak saja menjadi corong dari kekuasaan.

Figur publik kan harusnya menjadi corong dari seluruh kepentingan masyarakat," ujar Taufan dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/8/2020).

Taufan menuturkan, figur publik sebaiknya mengacu pada kepentingan bersama dalam mempromosikan atau mengkampanyekan RUU Cipta Kerja.

Misalnya, mempromosikan untuk kemajuan HAM, pelestarian lingkungan hidup, hingga keadilan dalam distribusi sumber daya alam pertanahan.

Dia meyakini, kegiatan promosi tersebut akan menjadi bumerang.

Sebab, jika RUU Cipta Kerja berhasil disahkan, maka influencer dan artis juga akan terkena dampaknya.

"Karena sebetulnya nanti juga mereka akan dirugikan kalau seandainya ada regulasi yang tidak berpihak kepada masyarakat.

Kita harus melihat itu dari aspek kita sebagai masyarakat," tegas dia.

Belakangan sejumlah influencer dan artis menjadi perbincangan masyarakat lantaran mempromosikan RUU Cipta Kerja melalui akun media sosial mereka.

Permintaan Maaf

Beberapa artis dan konten kreator mendadak menyampaikan maaf di Twitter.

Mereka yang meminta maaf sebelumnya mempromosikan Omnibus Law RUU Cipta Kerja. 

Aksi permintaan maaf mereka juga membuat heboh jagat dunia maya beberapa hari terakhir.

Mereka sebelumnya mempromosikan RUU tersebut melalui video berdurasi pendek yang diunggah ke akun media sosial dengan tagar #IndonesiaButuhKerja.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved