Breaking News:

VIRUS CORONA DI KARIMUN

Kontak Dengan 8 Kasus Baru Covid-19, 200 Warga Karimun Jalani Karantina

Untuk 192 orang menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Sementara 8 lainnya dikarantina di Puskesmas Meral Barat.

Penulis: | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Elhadif Putra
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi menyebutkan sekitar 200 orang menjalani karantina karena kontak dengan 8 kasus terkonfirmasi baru Covid-19 di Kabupaten Karimun. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sejumlah warga Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri harus menjalani karantina mandiri.

Beberapa warga lainnya harus menjalani perawatan di Puskesmas Meral Barat.

Warga-warga tersebut adalah orang-orang yang diduga berkontak erat dengan 8 pasien baru Covid-19 di Kabupaten Karimun.

Mereka merupakan hasil pelacakan atau tracing, dan telah menjalani pengambilan sampel swab oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19.

Berdasarkan data terbaru yang diterima TribunBatam.id Minggu (16/8/2020) sore, jumlah warga yang diduga terkait 8 pasien positif mencapai 200 orang.

Sedangkan data sebelumnya, hasil tracing dari 8 pasien sebanyak 151 orang. Dimana 137 berada di Pulau Kundur dan 14 lainnya di luar Pulau Kundur dan menjalani swab di Pulau Karimun Besar.

Untuk 192 orang menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Sementara 8 lainnya dikarantina di Puskesmas Meral Barat.

"Dua orang di Puskemas Meral Barat menunjukkan gejala. Yang paling banyak dari klaster Tanjung Batu. Dari klaster Tanjungpinang juga ada tapi tidak banyak," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi.

Dalam masa karantina, ratusan warga tersebut tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di luar ataupun berkontak dengan orang lain.

Mereka masih harus menunggu keluarnya hasil tes swab dari Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam.

Apabila dinyatakan negatif Covid-19, mereka bisa kembali berkatifitas seperti biasa dalam kondisi new normal.

Namun apabila terkonfirmasi positif maka mereka akan langsung dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani.

Rachmadi menyebutkan sebagian besar sampel swab tenggorokan ratusan warga itu sudah dikirim BTKLPP Kelas I Batam, Jumat (14/8) dan Sabtu (15/8).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved