Muncul Tornado Api, Kebakaran di Pegunungan Sierra Amerika Serikat Lahap 20.000 Hektar Hutan
Kebakaran hutan besar telah melanda tiga wilayah di pegunungan Sierra Nevada. Tak berhenti disitu, muncul pula tornado api saking besarnya kebakaran.
Ketua tim peneliti uji coba di Imperial College London, Dr. Katrina Pollock mengatakan penting bahwa semua anggota masyarakat dapat terwakili.
"Semua orang melihat bagaimana Covid-19 menjangkiti komunitas BAME dam saya pikir ini sangat penting sebagai tim yang mengembangkan vaksin," jelas Pollock.
Dia menambahkan sejauh ini timnya telah mendapat dukungan dari komunitas lokal dan di antara sukarelawan terdapat satu dari lima berasal dari komunitas BAME.
"Dan yang ingin kami lakukan ketika kami mengembangkan penelitian kami dan melangkah maju dalam uji coba yang lebih keras," imbuh dia.
Sebelum pandemi virus Corona, terdapat lonjakan kasus campak di seluruh dunia.
Para ahli penyakit menular telah memperingatkan bahwa penyakit itu membahayakan kesehatan anak-anak dan warga lain jika anak-anak tidak diberi suntikan vaksin MMR.
Pollock berharap pengalaman berhadapan dengan infeksi Covid-19 ini dapat membuka pikiran orang tentang pentingnya vaksin.
Kendati mereka mengaku optimis dengan hasil awal mereka, namun tim ini juga menyadari bahwa teknologi yang digunakan tidak efektif pada pengembangan vaksin-vaksin sebelumnya.
Studi vaksin tiruan Covid-19 ini dilakukan tim ilmuwan ini dengan tujuan untuk menghasilkan vaksin yang lebih murah dan dapat tersedia di seluruh dunia.
(*)
• Amerika Serikat Akan Beri Warganya Vaksin Covid-19 Gratis Jika Terbukti Ampuh
• Berikan Syarat Baru, Trump Perpanjang Waktu Penjualan TikTok di Amerika Serikat Jadi 90 Hari
• Amerika Serikat Tolak Tawaran Rusia soal Bantuan Vaksin Covid-19, Trump Bicara Vaksin AS
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tornado Api Lahap 20.000 Hektar Hutan di Pegunungan Sierra Nevada AS".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kebakaran-api-di-hutan-kampung-lengkuas-bintan_20170808_151502.jpg)