2 Kipas Raksasa di Masjid Modern Tertua Batam Diklaim Terbesar dan Pertama di Indonesia
Baling-baling kipas masjid ini lebih mirip blade rotator helikopter. Bermaterial alumnium baja ringan, teknologi Jerman dan diproduksi Singapura
Penulis: Dewi Haryati |
Pihak pengelola dan takmir masjid, meyakini kipas raksasa dengan putaran maksimum 81 RBM ini, bisa menggantikan 8 unit pendigin udara dan belasan kipas manual.
Bahkan diklaim, energi yang dipakai kipas raksasa ini hanya setara dengan 3 unit AC.
Tak seperti kipas konvensional yang kontrol dan saklarnya sederhana, kipas Spcacefans ini, dikontrol melalui panel sebesar CPU komputer.
Bukan satu unit, panel itu ada dua. Posisinya di dinding sisi timur masjid, yang jauh dari jangkauan jamaah iseng.
Panel ini juga sekaligus kompatibel dengan alat deteksi pemadam kekabaran (fire controls), menyusuaikan suhu udara di luar ruang dengan kecepatan dan intensitas putaran (remote timers), sekaligus jadi alarm (Building Management Systems).
Masjid Baitul Makmur, termasuk populer di kalangan warga lama di Batam.
Lokasinya strategis dan di ketinggian menjadikan suasana masjid lebih tenang.
Berada di Jl Prambaban, Kelurahan Seraya, antara Batu Ampar, Bengkong, Nagoya, dan Sei Jodoh, di masjid ini jamaah dengan jelas bisa melihat pulau Singapura. Itu jika tak beraawan, atau di pagi hari.
Tahun 2014 lalu, pemerintah kota dan BP Batam menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXV di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Masjid berhalaman luas dan tertata ini pun jadi salah satu destinasi wisata para delegasi, peserta, dan pendukung.
Sekadar diketahui, Senin (24/8/2020) malam ini, event hari besar Islam tahunan level kota ini kembali digelar.
Masjid tertua di Batam ini terletak di Jalan Prambanan, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar. Seperti nama lokasinya 'bukit', masjid ini berada pada ketinggian sekitar 400 meter dari permukaan Jalan Raya Batu Ampar.
Masjid ini bernama Baitul Makmur. Suasana asri dan rimbun masih terjaga di area sekitar masjid yang didirikan sejak 1972-1975 itu.
Suara jangkrik dan kicauan burung, akan menyambut kedatangan setiap langkah kaki pengunjung di masjid tertua di Batam ini.
Beberapa masyarakat sekitar sering menghabiskan waktu sorenya dengan berjalan-jalan di area pekarangan masjid. Sekedar melepas lelah ataupun menikmati keasrian alam yang tetap terjaga di sana.
"Masjid ini dibangun sejak 1972 sampai 1975.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kipas_raksasa_masjid_tertua_di_batam.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kipas_raksasa_masjid-baitul_makmur_seraya.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/masjid-raya-baitul-makmur-batam.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kipas_raksasa_masjid_baitul_makmur_seraya.jpg)