TRIBUN WIKI
Mengenal Hemodialisa, Terapi Cuci Darah untuk Gantikan Peran Ginjal, Bagaimana Cara Kerjanya?
Untuk melakukan hemodialisa, prosesnya akan dibantu menggunakan mesin canggih untuk menggantikan ginjal yang rusak agar tubuh bisa menyaring darah.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Penderita penyakit ginjal umumnya melakukan terapi cuci darah.
Dalam istilah medis, terapi ini dikenal dengan nama hemodialisa atau hemodialisis.
Oleh karena organ ginjal tidak berfungsi normal, maka tubuh tidak bisa mengolah atau membuang racun-racun dalam tubuh.
Dengan cuci darah, pengidap penyakit ginjal dapat bertahan hidup dan beraktivitas seperti biasa.
Pada dasarnya, tubuh manusia memang mampu mencuci darah secara otomatis, tapi bila terjadi masalah pada ginjal, kondisinya akan lain lagi.
Ginjal sendiri merupakan organ yang punya peran amat vital dalam tubuh.
Organ ini bertanggung jawab untuk penyaringan darah.
Untuk melakukan hemodialisa, prosesnya akan dibantu menggunakan mesin canggih dan khusus untuk menggantikan ginjal yang rusak agar tubuh bisa menyaring darah.
Selain membersihkan darah dalam tubuh, ginjal juga membentuk zat-zat yang menjaga tubuh agar tetap sehat.
Namun, pada pengidap penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal, organ ini sudah tidak bisa berfungsi dengan baik.
Kondisi di ataslah yang membuat tubuh membutuhkan proses cuci darah menggunakan bantuan alat medis.
Dengan kata lain, dalam kondisi ini, hemodialisa menggantikan peran ginjal ketika organ tersebut sudak tidak mampu bekerja secara efektif.
Cara Kerja
Untuk melakukan hemodialisa, prosesnya akan dibantu menggunakan mesin canggih dan khusus untuk menggantikan ginjal yang rusak agar tubuh bisa menyaring darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-hemodialisa1.jpg)