Breaking News:

SENSUS PENDUDUK 2020

Pandemi Covid-19, Sensus Penduduk di Anambas Tak Ada Wawancara, Diganti Sistem DOPU, Apa Itu?

Dengan cara ini, petugas sensus nantinya memberi kuesioner kepada warga yang akan mengisi kuesioner tersebut secara mandiri.

KOMPAS.com/AKbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Sensus Penduduk 2020 - Pelaksanaan sensus penduduk di Kabupaten Kepulauan Anambas meniadakan sesi wawancara akibat pandemi Covid-19. Sistem sensus penduduk akan diganti menggunakan sistem drop-off pick up. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id,ANAMBAS - Pelaksanaan sensus penduduk 2020, khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas meniadakan wawancara akibat pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaannya pada 1 September 2020 mendatang, petugas akan menerapkan sistem drop-off pick up (DOPU).

Dengan cara ini, petugas sensus nantinya memberi kuesioner kepada warga yang akan mengisi kuesioner tersebut secara mandiri.

Setelah diisi oleh warga, kuesioner tersebut akan diambil kembali oleh petugas sensus.

Dengan sistem ini, satu petugas sensus ditargetkan dapat memverifikasi 10 RT dan haru selesai dalam waktu 15 hari.

"Proses ini nantinya akan dibantu oleh perangkat RT setempat," ucap Kepala BPS Kepulauan Anambas, Donny Cahyo Wibowo, SST., M.Si, Senin (24/8/2020).

Dony mengakui, anggaran yang terpangkas akibat pandemi Covid-19 berdampak pada perekrutan petugas sensus.

Biasanya, petugas sensus yang direkrut BPS saat sensus penduduk mendekati angka 100 orang.

Dari jumlah keseluruhan penduduk yang ada di Anambas, baru 10 persen warga yang mengisi Sensus Penduduk (SP) secara online atau setara dengan atau 4.729 penduduk.

Halaman
123
Penulis: Rahma Tika
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved