Sabtu, 2 Mei 2026

Israel Serbu Permukiman Warga Palestina, Maroko Tolak Normalisasi Damai, Turki Ejek UEA Munafik

Militer menyerbu Wadi al-Siq, timur Ramallah, di wilayah Tepi Barat pada Selasa (25/8/2020) subuh

Tayang:
KOMPAS.COM
Ilustrasi militer Israel memeriksa seorang pemuda Palestina sebelum memasuki kota tua Jerusalem untuk melakukan Salat Jumat 

Israel Serbu Permukiman Warga Palestina, Maroko Tolak Normalisasi Damai, Turki Ejek UEA Munafik

TRIBUNBATAM.id - Militer menyerbu Wadi al-Siq, timur Ramallah, di wilayah Tepi Barat pada Selasa (25/8/2020) subuh.

Di sana militer Zionis menghancurkan delapan rumah warga Palestina yang sehari-hari beternak domba.

Sementara itu di tempat lain, militer Israel mengatakan telah mengebom posisi kelompok milisi di Jalur Gaza pada Selasa (25/8/2020) pagi.

Itu adalah serangan dua malam berturut-turut dari Israel terhadap Jalur Gaza sebagaimana dilansir dari Associated Press.

Berbulan-bulan Gencatan Senjata Palestina Serang Israel dengan Roket, Beberapa Kendaraan Hancur

Juru Bicara Komunitas Pemukiman Wadi al-Siq, Abd al-Rahim Musleh, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan militer Israel menyerbu daerah itu saat fajar.

Mereka lalu menghancurkan delapan tempat tinggal tersebut sebagaimana dilansir dari Anadolu Agency, Selasa.

Rumah yang dihancurkan itu dibangun dari panel timah yang biasa digunakan untuk perumahan dan beternak domba.

Ahed Tamini, remaja Palestina saat melawan militer Israel sehingga akhirnya dipenjara selama 8 bulan, Desember 2017 lalu. Ahed Tamini akhirnya dibebaskan.
Ahed Tamini, remaja Palestina saat melawan militer Israel sehingga akhirnya dipenjara selama 8 bulan, Desember 2017 lalu. Ahed Tamini akhirnya dibebaskan. (Instagram)

Musleh mengatakan, otoritas Israel sudah biasa menghancurkan rumah di Wadi al-Siq dengan dalih membangun tanpa izin di area C.

Terdapat sekitar 200 warga Palestina yang tinggal di Wadi al-Siq.

Mereka tinggal di rumah timah dan mengandalkan beternak domba untuk menyambung penghidupan.

Menurut Kesepakatan Oslo, yang ditandatangani antara Otoritas Palestina dan Israel pada 1995, Tepi Barat dibagi menjadi tiga area yakni Area A, Area B, dan Area C.

Sentimen Anti CHINA Meluas, Pemerintah dan Rakyat India Kompak Hapus Semua Produk Tiongkok

Area A mewakili 18 persen wilayah Tepi Barat dikendalikan oleh Otoritas Palestina dalam hal keamanan dan administrasi.

Area B mewakili 21 persen wilayah Tepi Barat tunduk pada administrasi keamanan sipil Israel dan Palestina.

Sedangkan Area C, yang mewakili 61 persen wilayah Tepi Barat, berada di bawah kendali keamanan dan administrasi Israel.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved