Minggu, 19 April 2026

China Usir Kapal Perusak AS dari Laut China Selatan, Situasi di Perairan Semakin Memanas

Menurut militer China, kapal perusak AS berlayar ke "perairan teritorial Tiongkok" di dekat kepulauan yang Beijing sebut Xisha. Dan, Komando Teater Se

Editor: Eko Setiawan
usnavy
USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan 

TRIBUNBATAM.id - Pasukan Militer China mengklaim sudah mengusir kapal Amerika di laut China Selatan.

China mengatakan, telah memperingatkan kapal perusak berpeluru kendali Amerika Serikat yang dikerahkan ke Laut China Selatan yang disengketakan, setelah uji coba peluncuran rudal balistik Tiongkok.

Menurut militer China, kapal perusak AS berlayar ke "perairan teritorial Tiongkok" di dekat kepulauan yang Beijing sebut Xisha. Dan, Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengirim kapal perang dan pesawat tempur untuk "mengusir" kapal perusak AS.

Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Cair, Karyawan Perusahaan di Karimun Ini Semringah, Alhamdulillah

Open Domestic Shipping, Ship Operators at Harbor Bay Port Try to Survive During a Pandemic

Tepat di Hari Ini 24 Tahun Lalu, Putri Diana dan Pangeran Charles Resmi Bercerai

“China memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas pulau-pulau di Laut China Selatan dan perairan yang berdekatan di wilayah tersebut," kata juru bicara PLA Kolonel Senior Li Huamin, Jumat (28/8).  

"Dan, pasukan komando selalu siaga tinggi untuk secara tegas melindungi kedaulatan nasional dan menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah Laut China Selatan,” katanya seperti dikutip China South Morning Post.

Armada Pasifik AS menyebutkan, USS Mustin (DDG-89) berlayar ke "sekitar Kepulauan Paracel" pada Kamis (27/8) "untuk melawan klaim maritim yang berlebihan dan memperkuat hukum laut di perairan internasional". 

Pengerahan USS Mustin juga untuk "memastikan jalur pelayaran penting di daerah itu tetap bebas dan terbuka," sebut Armada Pasifik AS dalam pernyataannya seperti dilansir China South Morning Post.

Semakin mengguncang situasi di Laut China Selatan

Angka Hunian Hotel di Batam Anjlok Selama Virus Corona, Pekerja Was-was Dirumahkan

Bikin Nagih, Bakso Gunung Isian Cabai Setan di Warung Milik Dian Ini Bahan Bakunya Ikan Tongkol

Keberadaan USS Mustin ke Kepulauan Paracel pasca uji coba peluncuran rudal balistik Dongfeng termasuk "pembunuh kapal induk" ke Laut China Selatan pada Rabu (26/8) pagi.

Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengatakan pada Kamis (27/8), uji peluncuran rudal balistik China di Laut China Selatan mengancam perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut.

Pentagon menyatakan, langkah tersebut mempertanyakan komitmen China pada 2002 untuk menghindari kegiatan provokatif.

"Tindakan China, termasuk uji coba rudal, semakin mengguncang situasi di Laut China Selatan," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Channel News Asia.

"Latihan semacam itu juga melanggar komitmen RRC (Republik Rakyat China) di bawah Deklarasi 2002 tentang Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan untuk menghindari kegiatan yang akan memperumit atau meningkatkan perselisihan dan memengaruhi perdamaian dan stabilitas," ujar Pentagon.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Tegang, China usir kapal perusak AS dari Laut China Selatan

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Semakin Memanas, China Usir Kapal Perusak AS dari Laut China Selatan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved