POSITIVE PARENTING
Kenali Tanda dan Gejalanya, Inilah 6 Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak
Di Indonesia, kasus kanker pada anak juga terbilang rendah. Lantas bagaimana mengenali tanda dan gejalanya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Limfoma maligna adalah keganasan primer jaringan getah bening yang bersifat padat. Gejala kanker limfoma maligna yang harus diwaspadai antara lain:
- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, pangkal paha, dan tanpa rasa nyeri
- Sesak napas
- Tersumbatnya saluran pencernaan
- Demam
- Keringat malam
- Lemah, lesu
- Nafsu makan berkurang
- Penurunan berat badan
5. Karsinoma nasofaring
Karsinoma nasofaring adalah tumor ganas pada daerah antara hidung dan tenggorokan.
Gejala dini kanker karsinoma nasofaring yang perlu diwaspadai antara lain:
- Ingus bercampur darah, pilek dan air ludah kental
- Hidung tersumbat
- Mimisan
- Tuli sebelah
- Telinga berdengung
- Nyeri telinga
- Rasa penuh di telinga
6. Neuroblastoma
Neuroblastoma adalah tumor embrional dari sistem saraf simpatis yang berasal dari cikal bakal jaringan saraf.
Gejala neuroblastoma antara lain yakni:
- Pendarahan di sekitar mata dan mata menonjol
- Nyeri tulang
- Perut terasa penuh dan diare
- Kelopak satu sisi mata menurun
- Kontraksi pupil
- Mata kering
- Pembengkakan di leher
- Nyeri
- Lumpuh
- Gangguan fungsi kandung kemih dan usus
CERDIK Cegah Kanker Anak Berkembang
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti faktor risiko dan penyebab kanker pada anak.
Namun, kanker diduga merupakan interaksi dari 4 faktor, yaitu genetik, zat kimia, virus, dan radiasi.
Meski belum semua jenis kanker pada anak mempunyai metode untuk dideteksi dini dan kanker pada anak tidak dapat dicegah, ada baiknya para orang tua untuk mengajarkan perilaku CERDIK pada anak.
Penanaman CERDIK sejak masa kanak-kanak penting agar anak-anak terhindar dari berbagai jenis kanker yang timbul di usia dewasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-makan-obat_20160103_235746.jpg)