Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Sekda Batam Cemas Virus Corona Merajalela, Miris Ada Warga Tak Percaya Bahaya COVID19

Saya risau, kemarin tambahan pasien Covid-19 sebanyak 46 orang. Kita harus tetap waspada dan jaga diri kita

TRIBUN/ALFANDI SIMAMORA
Ilustrasi saat petugas medis dari Tim Gugus Penanggulangan Covid-19 saat mendatangi rumah keluarga pasien positif Covid-19 di Bintan untuk mengambil sampel swab. Di Batam lonjakan kasus Covid-19 membuat Sekda Jefridin Hamid khawatir. 

Kemudian melewati Toyota Agung, Simpang Kabil, Simpang Cammo, Pollux Habibie dan berakhir di Dataran Engku Putri.

"Rute kita tak perlu jauh-jauh, cukup keliling di sekitaran saja dan balik lagi ke kantor. Ingat, maksimal hanya dua baris," ujar Jefridin.

Tak Ada Kapok-kapoknya, Jamal Preman Pensiun Diringkus Polisi Kasus Sabu, Ini Barang Buktinya

Ia mengingatkan, dalam tugas keseharian di Setdako Batam, pegawai diminta ketat menerapkan protokol kesehatan.

Pasalnya, sebagiannya memiliki jam tinggi dalam melayani pimpinan hingga masyarakat Kota Batam.

"Tetap pakai masker, jaga jarak, disiplin cuci tangan dan olahraga," tambah Jefridin mengingatkan.

Klaster Baru Bermunculan

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam terus meningkat diikuti sejumlah wilayah kembali berzona merah.

Di Kecamatan Sekupang sejumlah klaster Covid-19 terus bermunculan.

Tak hanya klaster perumahan namun juga klaster puskesmas yang berujung penutupan layanan dan rujukan di Puskesmas Tiban Baru.

Dulu Dikenal Produksi Mocin Kini China Ciptakan Harley Davidson, Tampang 338R Bocor di Internet

"Wah, kalau begini terus banyak warga yang tidak taat akan terjadi ledakan penambahan pasien Covid-19," kata Kepala UPT Puskesmas Sekupang, Desi, Kamis (27/8/2020).

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved