Minggu, 12 April 2026

TRIBUN WIKI

Lepaskan 1 Juta Hidrogen Bom, Begini Dahsyatnya Fenomena Komet Tabrak Matahari pada 30 Agustus 1979

Pada 30 Agustus 1979, terjadi fenomena alam langka. Komet Howard-Koomen-Michels menabrak matahari hingga melepaskan 1 juta hidrogen bom.

NASA/SDO via Tribunnewswiki.com
ILUSTRASI - Komet Howard-Koomen-Michels menabrak matahari pada 30 Agustus 1979. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Pada 30 Agustus 1979, terjadi fenomena alam langka.

Komet Howard-Koomen-Michels menabrak matahari hingga melepaskan 1 juta hidrogen bom.

Angka tersebut setara 1.000 kali energi yang digunakan Amerika Serikat dalam setahun pada masa itu.

Peristiwa itu merupakan pertama kalinya, yang teramati atau tercatat, sebuah benda angkasa menabrak matahari.

Gambar yang dihasilkan sebuah coronagraph di satelit memperlihatkan awan besar bercahaya yang merupakan debu komet.

Komet tersebut memiliki ekor gas dan debu sepanjang 3 juta mil dan secerah Planet Venus.

Fenomena luar angkasa itu terjadi saat peralatan di satelit Space Test Program P78-1 sedang mengamati corona matahari.

Pengamatan matahari

Space science atau ilmu antariksa dimulai ketika manusia meluncurkan roket pada tahun 1940-an dan awal 1950-an.

Saat itu, berbagai instrumen antariksa digunakan untuk meneliti matahari.

Kemudian, pada tahun 1950-an, sekelompok ilmuwan terkemuka dari Naval Research Lab (NRL) bergabung dengan National Aeoronautics and Space Administration atau NASA milik AS.

Angkatan Udara AS meluncurkan satelit P78-1 yang membawa coronagraph milik NRL yang dikenal sebagai SOLWIND.

Coronagraph adalah alat untuk mengamati korona (bagian terluar) matahari.

Ini bukanlah coronagraph yang pertama kali diluncurkan, tetapi ada banyak peningkatan di coronagraph ini.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved