Breaking News:

Singapura Perketat Kebijakan Wajib Gunakan Masker, Dilarang Pakai Bandana dan Selendang

Singapura memperketat kebijakan pemakaian masker di tengah pandemi virus Corona. Menyebutkan apa saja yang disebut dengan "masker" dan cara gunakannya

Penulis: | Editor:
straitstimes.com
ILUSTRASI - Peraturan yang lebih ketat tentang apa yang dimaksud dengan "masker" dan bagaimana harus dikenakan, mulai berlaku di Singapura. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Singapura memperketat kebijakan pemakaian masker di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Pada Jumat (28/8/2020), Singapura menyebutkan apa saja yang disebut dengan " masker" dan aturan yang benar ketika menggunakannya.

Aturan baru tersebut akan mulai diberlakukan pada hari ini, Sabtu (30/8/2020).

Kementerian Kesehatan (MOH) menegaskan pada hari Sabtu bahwa penutup wajah darurat seperti bandana, selendang dan pelindung leher tidak boleh digunakan sebagai masker.

Rekomendasi Kemenkes juga sejalan dengan rekomendasi satuan tugas multi kementerian yang menangani pandemi Covid-19.

Definisi masker telah direvisi menjadi penutup yang terbuat dari kertas, plastik atau tekstil yang dirancang semata-mata untuk dikenakan pada hidung dan mulut sebagai perlindungan terhadap infeksi atau polusi udara.

Wajib Tes Covid-19, Begini Kisah Penumpang Penerbangan Pertama Singapura - China

Sebelumnya, masker didefinisikan sebagai "setiap kertas atau penutup tekstil yang dirancang atau dibuat untuk dikenakan di atas hidung dan mulut untuk memberikan perlindungan pemakainya terhadap infeksi atau polusi udara, tetapi tidak termasuk pelindung wajah (face shield)".

Kini masker juga diperlukan untuk menyentuh hidung, pipi, dan dagu pemakainya saat dikenakan.

Undang-undang sebelumnya hanya menyatakan bahwa perlu menyentuh hidung dan pipi pemakainya.

Peraturan yang diamandemen di bawah Undang-Undang Covid-19 (Tindakan Sementara) muncul setelah insiden sebelumnya pada bulan Agustus di mana seorang pengemudi bus menolak untuk mengizinkan seorang pria yang mengenakan pelindung leher untuk naik.

Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan pada saat itu pelindung leher dan bandana tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai masker.

Petunjuk penggunaan masker di Singapura.
Petunjuk penggunaan masker di Singapura. (STRAITSTIMES)

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Duke University di Amerika Serikat awal bulan ini mengamati 15 jenis masker dan menemukan bahwa memakai pelindung kaki satu lapis yang terbuat dari 92 persen poliester dan 8 persen spandeks lebih buruk daripada tidak memakai masker sama sekali.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Depkes mencatat bahwa ada pertanyaan baru-baru ini tentang kemanjuran penutup sementara dalam mencegah penularan penyakit.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved