Jumat, 8 Mei 2026

NYALI CIUT, Pocong dan Keranda Mayat Muncul Tiba-tiba di Pasar, Ternyata Penyebabnya Ini

Ratusan pedagang dan pengunjung pasar tradisional dikagetkan dengan munculnya sosok mengerikan di siang bolong

Tayang:
(Dok. Humas Kabupaten Tangerang)
Boneka pocong dan keranda mayat diarak keliling pasar tradisional Kecamatan Cikupa untuk membuat warga mau mengenakan masker, Senin (31/8/2020). 

NYALI CIUT, Pocong dan Keranda Mayat Muncul Tiba-tiba di Pasar, Ternyata Penyebabnya Ini

TRIBUNBATAM.id - Ratusan pedagang dan pengunjung pasar tradisional dikagetkan dengan munculnya sosok mengerikan di siang bolong.

Pocong yang dikenal sebagai mahluk astral dan ditakuti bangyak orang bergentayangan.

Jangan Anggap Remeh Ketika Rasakan Nyeri saat Kencing, Ketahui Gejala dari Penyakit Urologi

Namun pocong yang dimaksud bukanlah pocong sungguhan.

Melainkan hanya replika atau boneka sebagai peringatan kepada masyarakat agar meninggal tak sia-sia.

Pasalnya, masih banyak warga yang acuh terhadap protokol Covid-19, salah satunya dengan tak memakai masker

Para 'pocong' membagikan masker pada masyarakat. Ide kreatif para pemuda Desa Badurame ini mendapat respons positif masyarakat, Kamis (16/4/2020) malam.
Para 'pocong' membagikan masker pada masyarakat. Ide kreatif para pemuda Desa Badurame ini mendapat respons positif masyarakat, Kamis (16/4/2020) malam. (SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri)

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten tepatnya di Pasar Tradisional Cikupa.

Siang itu petugas mengarak boneka pocong dan keranda mayat berkeliling pasar.

Selain Buat Tidur Jadi Lebih Nyenyak,Tertawa Terbukti Punya Manfaat yang Tak Disangka-sangka

Camat Cikupa, Abdulah, mengatakan sosialisasi untuk menggunakan masker sudah dilakukan setiap saat selama masa pandemi.

Namun saat ini tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol Covid-19 di wilayah Cikupa mulai menurun.

BERITA POPULER Batam, Covid-19 Melonjak hingga Penemuan Kerangka Manusia

Hingga Senin (31/8/2020), pihaknya menggunakan boneka pocong dan keranda mayat untuk sosialisasi di pasar tradisional.

Tujuannya sebagai syok terapi kepada warga yang masih acuh pada penggunaan masker.

"Banyak warga yang sudah mengabaikan penggunaan masker terutama di tempat-tempat keramaian seperti di pasar tradisional dan tempat Umum lainnya," kata Abdulah dilansir Kompas.com, Senin.

Foto pocong yang disebut untuk menakuti warga agar tak keluar selama pandemi Corona ternyata foto lama. Foto tersebut diambil oleh para pemuda di Dusun Kesongo RT 02/RW 01, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada 2019. Foto ini viral hingga diberitakan oleh media Korea Selatan.
Foto pocong yang disebut untuk menakuti warga agar tak keluar selama pandemi Corona ternyata foto lama. Foto tersebut diambil oleh para pemuda di Dusun Kesongo RT 02/RW 01, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada 2019. Foto ini viral hingga diberitakan oleh media Korea Selatan. (TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA)

Hingga saat ini, kata dia, banyak warga Cikupa yang tidak mengenakan masker saat melakukan aktivitas di tempat umum.

Padahal sudah diterapkan sanksi bagi yang tidak bermasker.

Anak Durhaka, Siksa Ibu Kandungnya Hingga Tewas Karena Terlambat Antarkan Makanan

Untuk warga yang kedapatan tidak mengenakan masker akan diberikan sanksi seperti push up, hingga sanksi denda sebesar Rp100.000.

Dia mengatakan, saat ini Cikupa menempati posisi keempat sebagai kecamatan terbanyak kasus konfirmasi positif corona di Kabupaten Tangerang dengan 11 kasus.

Tiga teratas antara lain Kecamatan Curug, Pasar Kemis dan Kelapa Dua.

Niat dan Tata Cara Puasa Sunnah Ayyamul Bidh, Ketahui Jadwal Pelaksanaan dan Manfaatnya

Sementara di Kabupaten Tangerang secara keseluruhan 703 kasus positif corona.

Rinciannya 557 pasien sembuh, 125 masih dirawat dan 21 meninggal.

.

.

.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pocong dan Keranda Mayat Diarak Keliling Pasar, Ingatkan Warga Pakai Masker

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved