Sri Paus Fransiskus Cium Bendera Lebanon dan Berdoa, Muncul Perdana sejak 6 Bulan Terakhir
Sri Paus Fransiskus mencium bendera Lebanon yang diserahkan kepadanya oleh seorang pastor Lebanon, Georges Breidi
Sri Paus Fransiskus Cium Bendera Lebanon dan Berdoa, Gelar Audiensi Umum sejak 6 Bulan Terakhir
TRIBUNBATAM.id - Sri Paus Fransiskus mencium bendera Lebanon yang diserahkan kepadanya oleh seorang pastor Lebanon, Georges Breidi.
• Sri Paus Fransiskus Adakan Doa Khusus, Jumat (27/3) Pukul 24.00 WIB Live Streaming di Youtube
Saat itu Paus Fransiskus menundukkan kepalanya untuk mengucapkan doa hening bagi negara itu, yang masih belum pulih dari insiden ledakan masif di pelabuhan dan menelan banyak korban jiwa.
Peristiwa ini berlangsung saat Paus Fransiskus menggelar audiensi publik pertamanya sejak 6 bulan di halaman Vatikan dan bukan di Lapangan Santo Petrus, Rabu (2/9/2020).
Paus Fransiskus menggelar audiensi umum mingguan di depan umum untuk pertama kalinya dalam 6 bulan pada Rabu kemarin.
Pemimpin Umat Katolik tersebut tampak tersenyum dan mengobrol ketika dia muncul kembali dari penguncian selama wabah virus corona.
• Akhirnya Paus Fransiskus Angkat Bicara soal Kematian George Floyd di Tangan Polisi
Para jemaat yang hadir diperiksa suhu tubuhnya ketika hendak memasuki Vatikan dan hampir semua orang, termasuk Garda Swiss yang memakai seragam dan memakai masker.
Sebanyak kurang lebih 500 orang duduk dalam kursi yang telah diatur untuk memastikan jaga jarak fisik.
• Dewi Praswida Salaman Paus Fransiskus Mendunia, Mahasiswi Asal Semarang Ini Sebut Perdamaian
"Setelah berbulan-bulan, kami melanjutkan pertemuan kami secara tatap muka dan bukan layar ke layar, tatap muka, dan ini indah," katanya disambut tepuk tangan audiens.
Paus Fransiskus jelas menikmati momen ketika dia berjalan melewati para jemaat yang saling mendorong di balik batas penghalang.
Paus juga sering berhenti untuk berbicara dengan mereka dari jarak satu hingga dua meter.
Paus terakhir kali mengadakan audiensi dengan kerumunan publik pada awal Maret.
• Turut Berduka, Paus Fransiskus Kirim Doa bagi Korban Kecelakaan Pesawat Lion Air
Setelah itu, pandemi virus corona memaksanya untuk mengadakan audiensi virtual yang dilakukan dari perpustakaan resmi kepausan melalui televisi atau internet, sebuah pengalaman yang dia sebut seperti "dipingit".
Dia memberkati anak-anak dari kejauhan saat dia melewati jalan menuju mimbar untuk menyampaikan amanatnya.
Seruan Damai untuk Lebanon
Sri Paus Fransiskus tampak bersemangat karena kehadiran para jemaat meskipun angkanya jauh dari puluhan ribu orang yang biasanya memadati Lapangan Santo Petrus.
• 50 Tahun Peringatan LGBT Sedunia, Paus Fransiskus Vatikan Rilis Larangan Resmi; Apa Alasannya
Paus Fransiskus mencium bendera Lebanon yang diserahkan kepadanya oleh seorang pastor Lebanon, Georges Breidi dan menundukkan kepalanya untuk mengucapkan doa hening bagi negara itu, yang masih belum pulih dari insiden ledakan masif di pelabuhan dan menelan banyak korban jiwa.
Di akhir audiensi, dia mengundang pastor itu ke depan untuk mengibarkan bendera saat Paus menyerukan perdamaian dan dialog di Lebanon.
Dia mengumumkan bahwa Jumat, 4 September akan menjadi hari doa dan puasa untuk Lebanon dan bahwa dia mengirim Menteri Luar Negeri, Kardinal Pietro Parolin, ke Beirut pada hari itu untuk mewakilinya.
Pada kesempatan itu, Paus juga mengundang penganut agama lain untuk berpartisipasi.
• HEBOH Paus Fransiskus Tampar Tangan Wanita 2 Kali: Saya Minta Maaf Telah Memberikan Contoh Buruk
"Lebanon tidak bisa ditinggalkan begitu saja," kata Fransiskus, meminta politisi dan pemimpin agama untuk berkomitmen dengan "ketulusan dan transparansi" demi membangun kembali negara dan agar negara-negara saling membantu "tanpa terlibat dalam ketegangan regional.
.
.
.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gelar Audiensi Umum, Paus Fransiskus Cium Bendera Lebanon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/02-01-2020-paus-fransiskus.jpg)