Minggu, 26 April 2026

Resesi Ancam Indonesia, Siap-siap Lakukan 4 Cara Ini agar Finansial Aman

Sejumlah negara termasuk Indonesia saat ini dalam bayang-bayang resesi ekonomi dampak Covid-19

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi. Ratusan warga mengantre di depan Kantor UKM Kota Tanjungpinang, untuk mendaftarkan usahanya mendapat BANPRES Produktif dari pemerintah, Jumat (28/8/2020). Sejumlah negara termasuk Indonesia saat ini dalam bayang-bayang resesi ekonomi dampak Covid-19. 

Jurang Resesi Ancam Indonesia, Siap-siap Lakukan 4 Cara Ini agar Finansial Aman

TRIBUNBATAM.id - Tak ada yang membantu kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang sulit.

Banyak rumah tangga yang ekonominya tergerus dampak dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dampak pandemi Covid-19.

VIRAL Warga Santuy Gelar Pesta Dangdutan di Zona Merah Covid-19, Langsung Kena Sanksi

Tak sedikit pula orang-orang berganti profesi untuk tetap bertahan di masa-masa sulit sekarang ini.

Pemerintah memang telah mengeluarkan sejumlah kebijakan, termasuk program bantuan untuk membantu rakyat.

Mahasiswa Diculik dan Dianiaya karena Materi Unjuk Rasa, Sekda: Jangan Saling Curiga

Namun, pandemi yang berkepanjangan memicu kekhawatiran publik terjadinya resesi eknomi.

Ratusan warga mengantre di depan Kantor UKM Kota Tanjungpinang tanpa menjaga protokol kesehatan Covid-19, Jumat (28/8/2020) siang. Mereka berbondong-bondong datang untuk mendaftarkan usahanya agar bisa mendapat BANPRES Produktif dari pemerintah.
Ratusan warga mengantre di depan Kantor UKM Kota Tanjungpinang tanpa menjaga protokol kesehatan Covid-19, Jumat (28/8/2020) siang. Mereka berbondong-bondong datang untuk mendaftarkan usahanya agar bisa mendapat BANPRES Produktif dari pemerintah. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Tak hanya Indonesia, sejumlah negara mengalami hal sama, di mana saat ini sudah masuk ke jurang resesi dampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, Indonesia saat ini sedang bersiap akan ancaman tersebut jika pada kuartal III 2020 pertumbuhan ekonomi masih di level negatif.

TERUNGKAP Peran Joker di Kasus Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra Pinjam Uang Ipar untuk Andi Irfan Jaya

Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas Paramita Sari mengatakan, penanda utama resesi adalah penurunan ekonomi dengan berkurangnya perdagangan dan aktivitas industri.

Kondisi ini berpotensi membuat pertumbuhan ekonomi minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Adapun pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen.

"Kendati demikian, optimisme itu tetap ada untuk perekonomian Indonesia yang masih bisa tumbuh positif hingga akhir tahun, jika pada kuartal III mendatang pertumbuhan ekonomi bertahan di zona positif," kata Paramita kepada Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Cara Mudah Membuat Avatar Facebook, Pastikan Update ke Versi Terbaru Baik Android atau iOS

1. Berhemat

Hemat bukan berarti pelit.

Hemat keuangan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum tahun pasti kapan berakhir sangat penting untuk menghadapi kondisi perekonomian yang bisa jadi lebih seret dari saat ini.

Oleh sebab itu, beberapa pos keuangan yang tidak penting-penting amat perlu ditunda terlebih dahulu dan fokus pada kebutuhan-kebutuhan pokok.

Memenuhi kebutuhan pokok secara mandiri juga penting, misalnya untuk kebutuhan makan sehari-hari bisa dimasak sendiri.

Tips menghemat uang
Tips menghemat uang (Grid.id)

"Dengan begitu, yang namanya pesan makanan lewat aplikasi online juga wajib dikurangi sedikit demi sedikit biar tidak menguras uang.

Kunci penghematan adalah mengendalikan keinginan dan mengutamakan kebutuhan," jelas Paramita.

2. Persiapkan Dana Darurat

Tak seorang pun tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Ada banyak peristiwa tak terduga di masa depan yang tak seorang pun mampu melihat dan menghindarinya secara pasti, seperti sakit, kecelakaan, PHK, kematian, kebanjiran dan peristiwa lain yang sifatnya mendadak.

Dihadapkan pada ketidpastian perekonomian karena pergerakan ekonomi nasional yang lesu, menyiapkan dana darurat itu sangat penting.

Kuas Make Up bisa Sebabkan Kulit Wajah Iritasi hingga Berjerawat, Begini Cara Mudah Bersihkannya

Dana darurat yang sebaiknya likuid ini penting untuk mengantasipasi pengeluaran yang tak terduga tersebut.

"Rumus ideal dana darurat adalah jumlah pengeluaran bulanan dikalikan jumlah bulan yang diantisipasi yang biasanya minimal 6 bulan," jelas dia.

3. Membeli Produk Lokal dan UMKM

Salah satu langkah untuk menopang pertumbuhan ekonomi di saat terancam resesi adalah membeli produk lokal dan UMKM.

Sektor ini sangat mendasar karena sudah menyentuh level paling bawah dalam perekonomian dan akan berdampak langsung pada masyarakat.

Dengan begitu, meski aktivitas perdagangan dan industri skala besar menurun, tetapi ekonomi di level bawah masih ada pergerakan.

Masih Muda Tapi Sudah Beruban? Berikut 5 Penyebab yang Jarang Diketahui, Termasuk Faktor Stres

Membeli produk lokal dan UMKM secara tidak langsung menopang keberlanjutan kehidupan masyarakat, sehingga berpotensi menumbuhkan ekonomi nasional.

4. Berinvestasi

Seorang investor sejati selalu siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.

Kondisi resesi yang mendatangkan kecemasan bagi para investor, tetapi di sisi lain bisa mendatangkan peluang besar bagi investor untuk mendulang keuntungan.

Salah satu investasi yang tetap menarik di hadapan kondisi resesi adalah investasi di pasar modal mulai dari reksa dana dan saham.

Diversifikasi investasi di pasar modal bisa dimulai dengan reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap dengan risiko yang tidak terlalu besar.

Adapun khusus untuk saham tentu penting bagi investor dengan lebih memperhatikan saham-saham bluechip.

Cara Merawat Telinga Agar Tetap Sehat, Olahraga hingga Jaga Level Volume saat Mendengarkan Musik

Sebagai salah satu acuan, investor dapat melirik Indeks IDXQ30 yang baru diluncurkan oleh IDX pada awal Agustus lalu, di mana konstituen Indeks tersebut adalah 30 saham yang secara historis relatif memiliki profitabilitas tinggi, solvabilitas baik, dan pertumbuhan laba stabil dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

.

.

.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Siap-siap Resesi, Lakukan 4 Hal Ini Agar Kondisi Finansial Aman

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved