Mbah Ginem Nangis Semua Dagangan dan Uang Rp 400.000 Dirampok, Pasrah Tak Lapor Polisi
Waginem (65) tahun yang berdagang dengan cara berjalan kaki menjadi korban penipuan dan perampasan
Namun nenek lima cucu tersebut mengaku curiga karena sebelumnya pembeli yang mengendarai sepeda motor tersebut sempat mengikutinya.
• Viral Video Pelaku Pencurian Ditangkap di Depan SPBU Sei Deli Batam
Saat berbincang, pembeli tersebut meminta Mbah Ginem naik ke atas motor.
Namun karena curiga, Mbah Ginem menolak permintaan pembeli tersebut.
"Kene tak boncengke (sini saya boncengin). Ajeng diboncengke kulo mikir nek kesasar meh nangndi melih (Mau diboncengin saya mikir kalau nyasar mau kemana lagi) tapi akhirnya saya tolak, saya ndak berani naik motor karena pernah jatuh," ujarnya.
Secara tiba-tiba, pembeli perempuan tersebut mengambil 70 bungkus nasi dan dompet berisi uang Rp 400.000.
Ia kemudian kabur dan meninggalkan Mbah Ginem seorang diri di pinggir jalan.
"Tiba-tiba malah nggeblas mboten wangsul kulo ditinggal teng pinggir ndalan (tiba-tiba bablas, tidak balik lagi saya ditinggal di pinggir jalan). Sekule dibeto sedoyo kalihan dompet. (Nasinya dibawa semua sama dompet)," kata Mbah Ginem menceritakan kembali kejadian tersebut.
"Saya nangis waktu berhenti di warung karena mikir bagaimana nanti setorannya.
Dagangan belum dibayar sudah dibawa kabur orang," ucapnya.
Saat itu, Mbah Ginem bertemu dengan tetangganya yang kemudian mengantar nenek 65 tahun itu pulang ke rumah.
"Waktu itu kan kejadiannya di PKL daerah banjir kanal barat.
• Pelaku Pencurian Terekanm CCTV, Tersangka Ternyata Tetangga Sendiri
Saya berjalan kaki keliling dari jam 6 sampai jam 11 masuk ke kampung-kampung daerah Poncowolo.
Setelah kejadian diantar tetangga pulang ke rumah," akunya.
Pasrah dan Ikhlas
Walapun mengalami kerugian, Mbah Ginem mengaku tak akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/waginem-yang-jadi-korban-penipuan.jpg)