Breaking News:

BATAM TERKINI

Wali Kota Batam Tak Ambil Pusing Dampak Perwako No 49 Tahun 2020 ke Pilkada Batam

Perwako protokol kesehatan itu nantinya memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggarnya dari mulai melakukan kerja sosial hingga denda.

Penulis: | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tidak terlalu mempersoalkan dampak Perwako tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan ke elektabilitas politiknya. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali kota Batam, Muhammad Rudi tak terlalu khawatir jika efek Perwako Nomor 49 Tahun 2020 yang ia keluarkan akan berdampak pada elektabilitasnya saat Pilkada Batam.

Saat ini, pihaknya sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan Peraturan Wali kota yang mengatur tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan itu.

"Kami bertindak untuk rakyat Lillahi Ta'ala. Jadi tidak terlalu mempermasalahkan hal (efek politik) itu," ujarnya, Senin (7/9/2020).

Pemerintah Kota Batam telah mengeluarkan aturan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Aturan tersebut tertuang dalam Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang penegakkan hukum protokol kesehatan.

Seperti diketahui Perwako protokol kesehatan itu juga nantinya memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggarnya dari mulai melakukan kerja sosial hingga denda administratif.

"Sosialisasi perwako sudah berjalan, tapi kan penindakan tidak sekaligus," sebutnya.

Keluarkan Surat Tugas

Denda bagi pelanggar protokol kesehatan dalam Perwako Nomor 49 Tahun 2020, pasal 7 ayat 4, dapat dibayarkan secara tunai melalui petugas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved