VIRUS CORONA DI BATAM
Warga Batam Datangi Klinik Jalani Rapid Test Mandiri, Cegah Penyebaran Virus Corona
Penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas bagi layanan di klinik milik Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Editor: Septyan Mulia Rohman
Laporan Tribunnews Batam, Ronnye Lodo Laleng
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga Batam mendatangi Klinik Baloi.
Klinik yang terletak di Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri ini terlihat begitu ramai.
Pantauan TribunBatam.id, puluhan warga itu mengantre sejak pagi hingga siang hari.
Mereka terlihat sibuk mengisi formulir pendaftaran di pintu masuk klinik.
Beberapa petugas klinik terlihat sibuk menangani warga yang hendak melakukan rapid test.
Ada dua petugas yang melayani di bagian depan terlihat ada 2 tim medis yang melayani masyarakat.
Sedangkan yang lain di dalam klinik. Penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas bagi layanan di klinik milik Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Para warga bergantian melakukan pemeriksaan rapid test dengan tertib dan tenang.
Warga Baloi Kebun, Joni mengaku ikut pemeriksaan rapid test hanya untuk mengetahui apakah ia benar-benar sehat atau tidak.
"Saya rapid test untuk sekedar memastikan saja, soalnya beberapa hari yang lalu saya sempat meriang kata Joni kepada TribunBatam.id, Senin, (7/9/2020) siang.
Tak hanya Joni ada puluhan warga lainnya yang ingin melakukan pemeriksaan rapid test di klinik ini.
Untuk rapid test sendiri per orang dikenakan biaya Rp 150 ribu itu sudah termasuk surat keterangan kesehatan dan berlaku 14 hari di hitung sejak surat tanggal pengeluaran surat dari klinik.
Sampai siang ini warga terus berdatangan untuk melakukan rapid test, masyarakat yang datang tidak hanya orang tua, remaja dan juga anak-anak juga terlihat datang di Klinik Baloi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/warga-antusias-ikuti-rapid-test.jpg)