Senin, 1 Juni 2026

AstraZeneca Menunda Uji Coba Vaksin Covid-19 karena Timbulkan Masalah Kesehatan

perusahaan farmasi, AstraZeneca, mengungkapkan bahwa mereka telah menunda uji klinis vaksin Covid-19 termasuk uji coba tahap akhir yang besar - ...

Tayang:
Fresh Daily
ILUSTRASI vaksin virus corona 

TRIBUNBATAM.id, NEW YORK - Selasa (8/9/2020), perusahaan farmasi, AstraZeneca, mengungkapkan bahwa mereka telah menunda uji klinis vaksin Covid-19 termasuk uji coba tahap akhir yang besar - setelah muncul ‘penyakit yang tidak bisa dijelaskan’ pada partisipan penelitian.  

Vaksin yang dikembangkan bersama University of Oxford ini disebut-sebut sebagai kandidat vaksin global terkemuka untuk melawan virus Corona. Oleh sebab itu, penundaan uji coba meredupkan potensi peluncuran vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2020. 

“Ini adalah tindakan rutin yang harus dilakukan setiap kali muncul penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada percobaan,” ungkap pihak AstraZeneca melalui e-mail yang dikutip dari New York Times

“Dalam uji coba besar, penyakit akan muncul, tapi harus ditinjau lebih lanjut dan memeriksanya dengan cermat,” imbuh mereka. 

Stat News, yang pertama kali melaporkan tentang penangguhan vaksin AstraZeneca mengungkapkan, bahwa itu berkaitan dengan “dugaan reaksi merugikan yang serius”. 

Sifat penyakit yang muncul dan kapan itu terjadi, tidak dijelaskan secara rinci. Namun, peserta dikabarkan sedang dalam tahap pemulihan. 

Uji coba vaksin bernama AZD1222 ini sedang berlangsung pada tahap yang berbeda di Inggris, Amerika Serikat, Brasil, Afrika Selatan dan India. 

Uji coba juga direncanakan di Jepang dan Rusia. 

Xi Jinping; China Berhasil Lalui Ujian Luar Biasa dan Bersejarah dalam Menghadapi Pandemi

Diduga Ada Pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur, Remake Film Disney Mulan hadapi Seruan Boikot

Masih belum jelas bagaimana insiden ini akan memengaruhi pengembangan vaksin AstraZeneca dan Oxford di masa depan. Saham AstraZeneca dilaporkan jatuh setelah berita tentang penundaan diumumkan, seperti yang dilansir dari Science Alert. 

Efeknya pun dapat meluas lebih jauh, termasuk memengaruhi uji klinis yang dilakukan oleh produksi vaksin lain. 

Meski begitu, pada Selasa (8/9/2020), sembilan pengembang vaksin di Amerika Serikat dan Eropa telah berjanji untuk selalu menjunjung tinggi keamanan ilmiah dan menegakkan standar keamanan pada uji coba meski pandemi semakin parah. 

Perusahaan-perusahaan besar, termasuk AstraZeneca, Moderna dan Pfizer, melakukan apa yang mereka sebut sebagai "perjanjian bersejarah" tersebut karena khawatir standar keselamatan mungkin akan diabaikan saat menghadapi tekanan politik untuk segera mengeluarkan vaksin. (*)

Arti Mimpi Diculik, Tak Perlu Khawatir, Maknanya Identik dengan Pertanda Baik

Punya Masalah Rambut Berketombe, Rontok dan Rambut Lepek, Ketahui Deretan Penyebabnya

Pelaku Narkoba Nyaris Lolos, Sempat Kelabui Petugas BNN, Aksinya Bak di Film Holywood

Task Force: Handling Covid-19 Will Succeed if Society Disciplined in Implementing Health Protocols

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved